Pentingnya Pembelajaran Bahasa Inggris Pada Anak Usia Dini

Nurkhilaliyah Suwandi. Foto : DOK FOR ENIMEKSPRES.CO.ID--
BACA JUGA:Pengaruh Positif Interaksi Anak Usia Dini dengan Teknologi Terhadap Perkembangan Kognitif
Di sini kita sebagai pendidik tidak perlu menekankan pada pengenalan bahasa tulis (written language) meskipun kita bisa sekali-sekali menuliskan kata tersebut tapi tidak menjadi keharusan.
Kegiatan pengenalan bahasa Inggris dengan metode ini diharapkan dapat berlangsung secara terus menerus dan bertahap, apalagi dengan pembelajaran dengan cara menarik sehingga anak bisa senang dan ceria akan memaksimalkan kemampuan belajar bahasa kedua anak sehingga akan muncul anak-anak Indonesia yang fasih berbahasa Inggris.
Ada banyak pendapat yang berbeda tentang kapan sebaiknya anak mulai diajarkan bahasa Inggris atau secara umum bahasa asing.
BACA JUGA:Komunikasi dalam Bingkai Disrupsi di Era Digital
Masih ada banyak orang tua di Tanah Air yang merasa bahwa jika anak telah memulai belajar bahasa Inggris terlalu dini, maka hal itu akan berdampak negatif pada pemahaman mereka tentang bahasa ibu mereka.
Tetapi, menurut penelitian terbaru menyatakan bahwa mengenalkan bahasa asing sejak dini akan memudahkan anak-anak untuk memperoleh keterampilan bahasa secara umum.
Dalam artikel ini, kita akan memperkenalkan beberapa manfaat memperkenalkan bahasa Inggris sejak anak usia dini.
BACA JUGA:Kebebasan Pers: Wartawan Berpikir Kritis Tanpa Batas
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi
Belajar bahasa Inggris terdiri dari proses menggunakan kosakata baru untuk digunakan dalam berkomunikasi dengan orang lain.
Anak-anak yang belajar bahasa asing sejak usia satu tahun akan lebih mungkin untuk mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih baik ketimbang teman-temannya yang lain.
BACA JUGA:Naik Turunnya Keuangan Syariah: Refleksi Ketidaksempurnaan
Memperluas Pandangan Anak tentang Dunia di sekitar Mereka
Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan, maka sulit bagi semua anak di Tanah Air untuk mendapatkan perspektif global dalam paparan yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: