Jangan Cuma Bisa Makannya Saja, Ini Sejarah dan Asal Usul Ketupat yang Jarang Diketahui

Jangan Cuma Bisa Makannya Saja, Ini Sejarah dan Asal Usul Ketupat yang Jarang Diketahui

Ilustrasi sejarah dan asal usul ketupat. FOTO : IST--

BACA JUGA:Cara Menyimpan Ketupat Agar Awet, Tidak Mudah Basi

Itulah enapa ketupat paling banyak ditemui pada saat perayaan lebaran dan ketika umat Islam merayakan berakhirnya bulan puasa.

Bukan hanya Indonesia saja Lo yang merayakan idul Fitri dengan ketupat, ternyata beberapa negara Asia tenggarapun merayakan idul Fitri dengan ketupat.

Kita bisa jumpai ketupat di negara Malaysia, Brunei, serta Singapura, tetapi di Filipina kita juga bisa jumpai ketupat atau mereka suka menyebutnya bugnoy tetapi dengan pola anyaman yang berbeda.

Ketupat dihari lebaran ternyata memiliki makna juga Lo, mau tau?

BACA JUGA:Jelang Operasi Ketupat Musi 2023, Satlantas Polres Muara Enim Cek Kesiapan Kendaraan Bermotor Operasional

Yang artinya jika ngaku lepat artinya mengakui kesalahan, ngaku lepat merupakan tradisi sungkeman yang menjadi implementasi mengakui kesalahan.

Bagaimana prosesi sungkeman itu? Prosesi sungkeman yaitu bersimpuh di hadapan orang tua seraya memohon ampun, dan juga ini masih dibudidayakan hingga sekarang.

Arti dari prosesi sungkeman ini mengajarkan akan pentingnya kita menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan serta minta ampunan dari orang lain yang khusunya orang tua.

Sedangkan laku papat yaitu empat tindakan dalam perayaan lebaran, apa itu?

BACA JUGA:H-3 Lebaran, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Muara Enim, Sopir Bus Gelisah, Ini Katanya

Itu adalah empat tindakan tersebut adalah lebaran, luberan, leburan dan juga laburan.

Arti setiap 4 tindakan itu juga berbeda-beda, jika lebaran memiliki makna usai atau menandakan berakhirnya waktu puasa.

Dimana kata lebaran diambil dari kata lebaran yang artinya pintu ampunan telah terbuka lebar.

Sedangkan luberan memiliki arti meluber atau melimpah yang dimana menandakan sebagai simbol ajaran bersedekah untuk kaum miskin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: