Panen Melon, Lapas Muara Enim Perkuat Ketahanan Pangan
Lapas Kelas IIB Muara Enim menggelar panen raya melon di lahan ketahanan pangan Lapas Muara Enim. Foto : Istimewa--
MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim terus berupaya memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan produktif.
Salah satunya diwujudkan dengan menggelar panen raya melon di lahan ketahanan pangan Lapas Muara Enim.
Panen raya tersebut menjadi bukti bahwa lahan yang tersedia di lingkungan Lapas dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan komoditas pertanian produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Kegiatan panen diikuti jajaran petugas bersama warga binaan yang terlibat sejak proses penyemaian, penanaman, perawatan hingga pemanenan tanaman melon.
BACA JUGA:Wujudkan Ketahanan Pangan, Lapas Kelas IIB Muara Enim Panen 214 Kg Melon Belanda
BACA JUGA:Lapas Muara Enim Usulkan 946 Warga Binaan Terima Remisi HUT Kemerdekaan RI
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim, Auliya Zulfahmi menyampaikan, melalui proses tersebut, program ketahanan pangan tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
"Melon dipilih sebagai salah satu komoditas unggulan karena memiliki nilai ekonomis dan dapat dikembangkan melalui metode budidaya yang efektif," ujar Auliya, Jumat 28 Agustus 2026.
Menurutnya, keberhasilan panen diharapkan dapat mendorong pengembangan komoditas pertanian lainnya sehingga pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas semakin optimal.
"Program ketahanan pangan merupakan bagian penting yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas," jelasnya.
BACA JUGA:Lapas Muara Enim Gelar Baksos Donor Darah
BACA JUGA:Cegah Penyakit Menular, Skrining Kesehatan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Muara Enim
Selain itu, panen raya melon menjadi salah satu hasil nyata dari upaya memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif.
"Panen raya melon ini merupakan bukti bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Muara Enim terus berjalan dan memberikan hasil yang positif. Kami berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan selama mengikuti kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," bebernya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
