TeL HUT RI

Polres Muara Enim Gaungkan Ancaman Karhutla

Polres Muara Enim Gaungkan Ancaman Karhutla

Jajaran Polres Muara Enim bekunjung ke Desa Lubuk Enau, Kecamatan Lembak, memberikan edukasi pencegahan karhutla. Foto : Istimewa--

MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan.

Seperti yang dilakukan Polres Muara Enim dengan gencar mengaungkan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan.

Edukasi itu dilakukan jajaran Polres Muara Enim bekunjung di Desa Lubuk Enau, Kecamatan Lembak, bukan hanya membawa pesan pencegahan karhutla, tetapi juga membawa kepedulian, kebersamaan, dan semangat menjaga bumi yang menjadi rumah bersama, Minggu, 30 Agustus 2026.

Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas, AKP RTM Situmorang, menegaskan mencegah Karhutla bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan panggilan nurani seluruh masyarakat.

BACA JUGA:Karhutla Capai 60 Hektare, Suplai 9.000 Liter Air Dikerahkan

BACA JUGA:Selamatkan Warga Desa Kepur dari Ancaman Karhutla

Setiap pohon yang terselamatkan, setiap lahan yang tetap hijau, dan setiap tarikan napas tanpa kabut asap adalah warisan yang sangat berharga bagi generasi penerus.

"Jangan biarkan api menghapus masa depan. Satu kepedulian hari ini dapat menyelamatkan ribuan hektare hutan esok hari. Mari kita jaga alam, karena alam yang terpelihara akan menjaga kehidupan kita," ujar AKP RTM. Situmorang.

Kegiatan edukasi tersebut dipimpin oleh Mahasiswa Bayu Mahardika, Jeremy Rawis, dan Siswa Leo Chirma.

Dengan penuh kehangatan, mereka berdialog langsung dengan masyarakat Desa Lubuk Enau,  menyampaikan bahaya membuka lahan dengan cara membakar, sekaligus mengajak warga menjadi pelindung pertama bagi lingkungan tempat mereka tinggal.

BACA JUGA:Mahasiswa STIK dan SIP 56 Jadi Garda Terdepan Edukasi Karhutla

BACA JUGA:Cegah Karhutla Meluas, Pemkab Muara Enim Perkuat Penanganan

Tak hanya memberikan penyuluhan, Satgas Edukasi Karhutla juga membagikan paket sembako kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial, membagikan dan memasang pamflet berisi pesan-pesan pencegahan Karhutla, serta membagikan masker untuk mengantisipasi dampak kabut asap apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Sebanyak 12 orang masyarakat mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Meski sederhana, pertemuan itu menghadirkan makna yang mendalam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: