Ramadan: Bulan Peredam Tutur

Ramadan: Bulan Peredam Tutur

Ibrahim Guntur Nuary. Foto : DOK FOR ENIMEKSPRES.CO.ID--

Memang enak yang namanya ngomongin orang, selalu menjadi topik seru bahkan tidak akan pernah surut pembahasan, apalagi jika membahas kejelekkan orang lain.

Tapi apakah etis jika dilakukan di bulan suci ini, sudah pasti jawabannya tidak.

Irit Bertutur

“Mulutmu Harimaumu”, mungkin kata-kata ini yang sudah terpatri dalam sanubari.

Lantas mengapa mulut harus diidentikkan dengan binatang seperti harimau.

Sudah pasti jawabannya setiap tutur kata yang terucap, apalagi dengan sengaja untuk menyayat hati seseorang maka mulutmu itu bak harimamu, yang seakan-akan ingin menerkam mangsanya, mencabik dan melukai.

Makanya perlu kehati-hatian untuk menuturkan kata-kata.

Apalagi kembali kepada bulan ramadan, perlu kiranya membatasi tutur kepada sesama, jika berkumpul keluarga, teman, dan teman kantor dan mendapati obrolan tersebut hanya membahas keburukan orang lain, solusinya bisa dengan irit berbicara atau mungkin mengalihkan pembicaraan (ganti topik).

Supaya pahala puasa yang kita jalani selama satu hari penuh tidak hangus cuma-cuma.

”Lidah Tidak Bertulang”, satu lagi kata-kata kiasan yang tidak asing didengar dan sering dituturkan oleh orang banyak.

Alat pengecap satu ini memang selalu menimbulkan polemik dalam kehidupan manusia, tapi bayangkan saja jika manusia tidak dilengkapi alat pengecap, mungkin akan sulit untuk melakukan komunikasi kepada orang lain.

Tidak hanya komunikasi, tapi juga dalam hal merasakan makanan asin, asam, manis, dan juga pahit.

Karena lidah terlalu fleksibel dengan tidak bertulang, maka timbul istilah dalam bahasa Inggris yaitu slip tongue.

Istilah ini dapat diartikan belibet, keceletot, atau yang lebih halusnya salah ngomong. Memang manusia tidak luput dari kesalahan, asal luputnya ini tidak keseringan, apalagi dalam hal bertutur.

Bertutur pada hakikatnya mengeluarkan bunyi berupa bahasa, masuk kedalam telinga dan diterjemahkan oleh otak sedemikian rupa, itu adalah pemaknaan dari ilmu phonology.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: