Alhamdulillah, 250.432 Guru Honorer Lulus Pasca Sanggah PPPK 2022

Alhamdulillah, 250.432 Guru Honorer Lulus Pasca Sanggah PPPK 2022

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Anwar Makarim. Foto : NET--

JAKARTA, ENIMEKSPRES.CO.ID - Alhamdulillah, sebanyak 250.432 guru honorer dinyatakan lulus pasca sanggah PPPK 2022.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Anwar Makarim, sambut gembira terkait kelulusan pasca sanggah PPPK 2022 tersebut.

Dikatakan Nadiem, kelulusan guru PPPK sebanyak 250.432 orang ini lebih tinggi dibandingkan kelulusan guru PPPK sebelumnya yang hanya 250.320 orang.

BACA JUGA:Wakil Ketua Komisi II DPR Sebut Seluruh Tenaga Honorer Akan Diangkat Jadi PPPK, Begini Respons Non-ASN

BACA JUGA:November 2023 Tenaga Honorer Dihapuskan, Walikota Prabumulih Surati Presiden, Ini Isinya

"Selamat kepada 250.432 guru yang lulus seleksi pasca sanggah. Saya berharap berita baik ini dapat mendorong semangat bagi para guru untuk mengabdi dan memberikan layanan terbaik bagi pendidikan di Indonesia," ungkap Nadiem dikutip, Sabtu 15 April 2023.

Menteri Nadiem mengaku sangat bangga dengan semangat para guru honorer yang tidak pernah patah semangat.

Kemudian Nadiem, berharap para guru honorer yang telah lulus menjadi ASN PPPK tersebut semakin bersemangat untuk memberikan pendidikan kepada generasi penerus bangsa.

BACA JUGA:Bagaimana Nasib Tenaga Honorer Jelang Dihapus Pada November 2023, Ini Penjelasan Menpan-RB Azwar Anas

BACA JUGA:Alhamdulillah, Tenaga Honorer Pemprov Sumsel Bakal Terima THR 1 Bulan Gaji, Ini Kata Herman Deru

Di sisi lain, Mendikbud Ristek Nadiem, turut mengapresiasi Panselnas serta seluruh pihak yang telah mengawal dan bekerja keras membantu proses seleksi guru ASN PPPK tahun 2022.

“Saya memberikan apresiasi yang tak terhingga, khususnya Kemenpan-RB sebagai ketua pengarah dan BKN sebagai ketua tim seleksi," ucapnya.

"(Kemudian) Komisi X DPR RI dan para pimpinan daerah yang telah secara proaktif mendorong pemenuhan formasi guru di daerahnya,” tutup Menteri Nadiem. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: