Kanit Binmas Polsek Sungai Rotan Ajak Pelajar Taat Hukum
PS Kanit Binmas Polsek Sungai Rotan Aiptu M Jauhari AR ajak pelajar taat hukum. Foto : Istimewa--
MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Dalam rangka pembinaan dan penyuluhan hukum kepada pelajar, PS Kanit Binmas Polsek Sungai Rotan Aiptu M Jauhari AR, bertindak sebagai pembina upacara di SMA Negeri 1 Sungai Rotan, Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Senin 26 Januari 2026.
Kapolsek Sungai Rotan, AKP Sumartono melalui PS Kanit Binmas, Aiptu M Jauhari AR, mengatakan kehadiran Polri sebagai pembina upacara merupakan bagian dari upaya preventif untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini kepada generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMA.
Upacara bendera tersebut diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh pelajar SMA Negeri 1 Sungai Rotan.
Selama kegiatan berlangsung, upacara berjalan dengan khidmat dan tertib.
BACA JUGA:Kemendikdasmen Apresiasi Dedikasi Bunda PAUD Sumsel Kawal Wajib Belajar 13 Tahun
BACA JUGA:Wabup Sumarni Ajak Alumni 'Kampus Tembesu' Bersatu Bangun Daerah
Aiptu M Jauhari AR menyampaikan pesan dan arahan sesuai amanat Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumatera Selatan (Sumsel).
Ia menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga sikap, perilaku, serta menjauhi perbuatan yang dapat melanggar hukum.
Beberapa bentuk kenakalan remaja yang berpotensi menjerat pelajar ke dalam tindak pidana turut disampaikan, di antaranya perundungan (bullying), tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkoba, paham radikalisme, serta kekerasan, baik yang dilakukan guru terhadap pelajar maupun pelajar terhadap guru.
Ia juga mengajak para pelajar untuk memanfaatkan masa sekolah dengan kegiatan yang positif, meningkatkan disiplin, serta membangun karakter yang berakhlak dan bertanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
BACA JUGA:Bidar Kamtibmas, Bentuk Generasi Tertib Lalu Lintas dari Bangku Sekolah
BACA JUGA:Bupati Edison Ajak Madrasah Cetak Generasi Berdaya Saing
Selain itu, ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif dari lingkungan pergaulan maupun media sosial, serta selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah, orang tua, dan aparat kepolisian apabila menemui permasalahan.
Kegiatan pembinaan tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah dan diharapkan dapat mempererat sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kenakalan remaja.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
