Wujudkan Muara Enim Zero Stunting 2025

Bupati Muara Enim H. Edison bersama Wakil Bupati (Wabup) Hj. Sumarni menyerahkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil. Foto : OZI/ENIMEKSPRES.CO.ID--
MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Untuk mewujudkan Kabupaten Muara Enim zero stunting 2025, Bupati Muara Enim H. Edison, bersama Wakil Bupati (Wabup) Hj. Sumarni, menyerahkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil pada pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Rabu 26 Maret 2025.
Pada pelaksanaan ILP ini, Bupati dan Wabup memberikan makanan tambahan berupa susu dan telur serta vaksin polio yang diharapkan dapat mendukung Pemerintah Kabupaten Muara Enim mewujudkan zero stunting di tahun 2025.
Pada acara yang turut dihadiri Ketua TP PKK Muara Enim Hj. Heni Pertiwi Edison, Bupati menjelaskan pelaksanaan kegiatan Posyandu ini selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan program berobat gratis sesuai visi dan misi Kabupaten Muara Enim Bangkit Rakyat Sejahtera (MEMBARA) untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan pelayanan kesehatan bebas biaya, mudah dan terjangkau.
Melalui Pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil ini, Bupati berharap dapat mencegah stunting karena bisa memenuhi kebutuhan gizi anak.
BACA JUGA:Kabupaten Muara Enim Raih Penghargaan Terbaik Kinerja Penanganan Stunting Tahun 2024
BACA JUGA:Stunting Turun Drastis, Kabupaten Muara Enim Diguyur Insentif Rp6,3 Miliar dari Pemerintah Pusat
PMT juga dapat membantu memastikan tumbuh kembang anak sesuai umurnya.
Bupati juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah berjalan baik selama ini dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan Posyandu serta berharap kepada tim pembina Posyandu dan Pemerintah Desa untuk dapat berkomitmen, mendukung, dan berperan aktif dalam hal penyediaan sarana dan prasarana Posyandu, insentif kader maupun peningkatan kapasitas dan pengetahuan kader posyandu.
"Selain itu, juga diharapkan pula kolaborasi dan kontribusi dari pihak dunia usaha di wilayah Kecamatan Lawang Kidul dalam bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) agar berperan aktif dalam kegiatan Posyandu," ucap Edison.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: