5 Kuliner Provinsi Sumsel yang Menjadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional, Nomor 3 Makanan Wajib saat Lebaran
Makanan khas Provinsi Sumsel yang menjadi warisan budaya tak benda. FOTO: RBTV--
BACA JUGA:Idul Adha di Indonesia dan di Arab Saudi Berbeda, Kenapa?
Bolu delapan jam menjadi Warisan Budaya Tak Benda yang telah tercatat di Kemendikbud RI pada 2014 silam.
4. Burgo
Burgo merupakan makanan yang disajikan bersamaan dengan lakso, laksan, serta celimpungaan saat sarapan atau makan pagi.
Burgo merupakan makanan kecil yang dibuat dengan beras, sagu, ikan, air, serta bumbu pelengkapnya yang membuat Burgo menjadi lebih lezat.
BACA JUGA:Kaki-kaki Daihatsu Sigra Bunyi Gluduk-gluduk, Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
BACA JUGA:Bongkar Perumahan PT Bukit Asam, Buruh Harian Ini Dibekuk Tim Lakid Polsek Lawang Kidul
Burgo menjadi Warisan Budaya Tak Benda yang telah tercatat di Kemendikbud RI pada 2010 silam.
5. Pindang
Pindang adalah makanan khas Sumatera Selatan yang tak kalah dengan makanan daerah lainnya, makanan ini sudah digemari dan dikenal oleh semua kalangan.
Dengan bumbunya yang berlimpah membuat pindang menjadi makanan khas yang sulit untuk dilupakan saat sudah menyantapnya.
BACA JUGA:Kampung Keluarga Berkualitas, Kampung untuk Generasi Indonesia Emas
BACA JUGA:Indah Nan Mempesona, Ini 5 Destinasi Wisata Air Terjun di Lahat Sumsel yang Wajib Dikunjungi
Pindang menjadi Warisan Budaya Tak Benda yang telah tercatat di Kemendikbud RI pada 2017 silam.
Nah itu dia makanan khas Provinsi Sumsel, Namun yang disebut diatas hanya sebagian dari makanan khas daerah Sumsel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: