Elang Dempo Menetaskan Bujang Berkurung di Istana Jelita (Bagian 1)

Elang Dempo Menetaskan Bujang Berkurung di Istana Jelita (Bagian 1)

Elang Dempo Menetaskan Bujang Berkurung di Istana Jelita. Foto : DOK/ENIMEKSPRES.CO.ID--

BACA JUGA:Cari Alat Bukti Dugaan Korupsi Akuisisi Saham, Ini yang Dilakukan Kejati Sumsel

Burung pipit bersuka ria di rindangnya dedaunan pohon kopi.

Dari kejauhan terlihat Puncak Gunung Dempo diselimuti kabut tipis, bagai seorang putri cantik berselimutkan sutra putih.

Kumpulan kabut itu sejak dulu setia mengitari puncak gunung itu.

Hembusan angin kadangkala menghalau kumpulan kabut itu merambat kaki gunung sehingga menjadikan udara di kawasan tersebut terasa sejuk.

BACA JUGA:Wow! Guru Bersorak Gembira Tunjangan Guru Capai Rp1,5 Juta, Cair Tahun Ini?

Keindahan alam kawasan Dempo berpengaruh pada kehidupan penduduk negeri itu.

Ketenteraman dan kedamaian merupakan dua ciri yang mewarnai kehipuan penduduknya.

Keramahan juga merupakan sikap hidup yang mereka pegang erat secara turun temurun.

Kepungan Bukit Barisan dan derasnya aliran sungai me-mindai semua kekerasan menjadi kelembutan.

BACA JUGA:Tak Terhubung ke Lubuklinggau Sumatera Selatan, Tol Bengkulu Mubazir, Kenapa?

Di samping alam yang menyejukkan, kedamaian negeri pegunungan itu juga dipancarkan oleh sikap arif dan bijaksana Baginda Raja yang bertahta di gunung dan lembah itu.

Sikap arif dan bijaksana merupakan panduan kepemimpinan Sang Raja terhadap anak negerinya.

Sikap seperti itu juga dikedepankan Sang Raja dalam membagi kasih pada kedua putrinya.

Kedua anaknya itu dibangunkan istana megah yang hampir tidak ada bedanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: