Hindari lowongan kerja yang hanya menggunakan email gratis seperti Gmail atau Yahoo tanpa identitas perusahaan yang jelas.
BACA JUGA:Pencari Kerja Wajib Paham! Ini Perbedaan PKWT dan Karyawan Tetap
BACA JUGA:Minim Interaksi Tapi Tetap Menjanjikan, Ini Dia Pekerjaan yang Cocok untuk Introvert
4. Perhatikan Deskripsi Pekerjaan
Lowongan kerja palsu sering menggunakan deskripsi yang terlalu umum, seperti:
- Gaji tinggi tanpa syarat jelas
- Kerja mudah tanpa pengalaman
- Langsung diterima tanpa seleksi
Lowongan asli biasanya memiliki detail kualifikasi, tugas, dan proses seleksi yang jelas.
BACA JUGA:Menaker Yassierli: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda
BACA JUGA:Pelamar Harus Lakukan! Ini Tips Agar Tidak Gugup Saat Wawancara Kerja
5. Cek di Website dan Media Sosial Resmi
Selalu cocokkan informasi lowongan kerja dengan website resmi perusahaan atau akun media sosial terverifikasi.
Jika lowongan tidak muncul di kanal resmi, sebaiknya dihindari.
BACA JUGA:Menaker Tekankan Pekerja agar Perkuat Inovasi di Tengah Perubahan Global
BACA JUGA:Yuk Simak! Ini 10 Strategi Meningkatkan Peluang Diterima Kerja di Tengah Persaingan Ketat
6. Hati-Hati dengan Proses Rekrutmen yang Terlalu Cepat
Penipuan biasanya menawarkan proses seleksi instan tanpa wawancara atau tes yang jelas.
Rekrutmen resmi biasanya melalui beberapa tahap, seperti:
- Seleksi administrasi
- Tes kemampuan
- Wawancara HRD atau user
BACA JUGA:Kemnaker Berkomitmen Jaga Keseimbangan Kinerja Perusahaan dan Kesejahteraan Pekerja
BACA JUGA:Peluang Kerja yang Banyak Dicari Tahun 2026, Skill Digital dan Teknologi jadi Primadona
7. Gunakan Situs Lowongan Kerja Terpercaya
Gunakan platform resmi seperti:
- Job portal besar
- Situs perusahaan langsung
- Platform rekrutmen yang sudah dikenal luas