ENIMEKSPRES.CO.ID - Sebagian besar pengemudi masih salah dalam mengendalikan laju mobil di tanjakan dan turunan panjang.
Bentuk kesalahan yang umum dilakukan pengemudi itu misalnya di tanjakan.
Kebanyakan mereka selalu memainkan kopling untuk menahan mobil agar tidak mundur.
Istilah setengah kopling yang dilakukan tersebut memang benar, tapi jika jarak tanjakan tidak panjang.
BACA JUGA:Cara Benar Mengemudi Mobil di Turunan dan Tanjakan Panjang, Rawat Kampas Rem dan Kopling
Tapi, jika di tanjakan panjang dibarangi dengan laju mobil lambat atau macet, setengah kopling bukan cara terbaik.
Kalau pun laju mobil di tanjakan lambat, masih bisa dengan transmisi satu, tetap saja sebaiknya hindari setengah kopling.
Kesalahan pengemudi dalam mengendalikan mobil di tanjakan atau di turunan panjang akan berakibat memperpendek masa usia pakai kampas rem atau kampas kopling.
Misalnya, dalam pemakaian normal, kampas rem bisa bertahan sampai dengan 3 tahun atau setelah di atas 80 kilometer sampai ke pergantian baru.
BACA JUGA:Sering Terjadi Pada Mobil, Otomatis AC Tak Berfungsi, Begini Cara Mengatasi
BACA JUGA:Sering Dengar Istilah Mobil Berpenggerak Roda Depan atau FWD? Simak, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Tapi karena kebiasaan di turunan panjang yang selalu meninjak pedal kopling, jadi usia masa pakai tidak sampai seperti di atas.
Begitu juga dengan kampas kopling.
Jika pemakaian sebuah mobil baik dan benar, maka ketahanan kopling bisa di atas 4-5 tahun.