
Namun di atas tahun 2003, mobil ini dapat mesin baru yaitu 4JA1L dengan konfigurasi yang sama dengan 4JA1, namun ketambahan turbo low pressure untuk menaikkan tenaga dan torsinya.
Tahun demi tahun berlalu, mobil yang terkenal dengan jargon ‘Rajanya Diesel’ ini terus mendapatkan facelift body dan interior.
BACA JUGA:Tak Jera Masuk Penjara, Pria Ini Kembali Dibui Karena Curi Burung
BACA JUGA:11 Pilihan Tempat Wisata di Muara Enim, Mulai Air Terjun, Danau Hingga Desa Wisata
Namun semenjak kehadiran generasi ke-2 tersebut, Isuzu Panther tidak pernah mendapat perubahan yang signifikan.
Hanya model yang sama dan diberikan sentuhan kosmetik baru seperti bumper baru, facelift lampu, dan lain sebagainya.
Hal tersebut membuat Isuzu Panther di tahun 2021 tidak lagi bisa mengimbangi standar Euro 4 yang akan diterapkan pada tahun 2022 sehingga mobil ini akhirnya distop produksinya oleh Isuzu Indonesia.
BACA JUGA:Tinggalkan Batu Bara, Indika Energy Fokus ke Pertambangan Emas
BACA JUGA:Kamu Harus Tahu! Ini 10 Hotel Terbaik di Dunia, 1 dari Indonesia
Harga Isuzu Panther Bekas Masih Meroket
Isuzu panther saat ini masih disukai dan diminati banyak orang, terbilang irit dan jarang masuk bengkel ini menjadi salah satu alasan orang untuk masih tetap merawatnya.
Hal ini juga menjadi faktor yang membuat harga bekas mobil legendaris generasi 90-an ini masih melambung tinggi.
Di Negara Indonesia mobil satu ini selain digunakan sebagai salah satu mobil keluarga, juga kuat betualang di berbagai medan.
Mesin generasi pertama dari Isuzu Panther menggunakan Sistem bahan bakar teknologi OHV Indirect Injection, mesin dengan tenaga 2238 cc 4 silinder.
BACA JUGA:Istimewa! Harga Mobil Bekas Isuzu Panther Masih Meroket, Dibenderol Segini
BACA JUGA:5 Jenis Pindang Paling Terkenal di Sumsel, Nomor 3 Bisa Menyesal Jika Tidak Dicoba