Tidak jarang pula, jenis pakaian Aesan Gede ini digunakan pula oleh para penari untuk menyambut tamu kehormatan.
Pakaian adat Sumsel jenis Aesan Gede sudah ada sejak zaman Kerajaan Sriwijaya.
BACA JUGA:4 Wisata Candi di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungi, Nomor 3 Terkenal Hingga Mancanegara
BACA JUGA:13 Gedung Tertinggi di Palembang, Mulai dari Hotel Hingga Rumah Sakit
Khas utamanya adalah berbahan dasar songket dan dilengkapi dengan warna merah serta pernak-pernik aksesoris berwarna kuning emas.
Ada beberapa motif yang biasa ditemukan dalam jenis pakaian ini seperti motif Bunga Tanjung, Mmotof Bunga Mawar, motif Pucuk Rebung serta motif Bunga Melati.
Khas utama lainnya, di bagian kepala wanita ada aksesoris Gandik, Bunga Rampai, Gelung Malang, Kesuhan, Kelapo Standan dan Tebeng Malu.
Sedangkan di bagian kepala pria dikenakan mahkota yang biasa disebut masyarakat Kesuun.
BACA JUGA:Empat Wisata Religi di Palembang yang Wajib Kamu Datangi, Nomor 3 Diakui Dunia
BACA JUGA:11 Jenis Tari Asal Sumsel Paling Terkenal, Nomor 9 Hikayatnya Sedih
2. Pakaian Adat Banyuasin
Dari daerah Banyuasin, Sumsel juga memiliki pakaian adat tersendiri.
Cara melestarikannya, oleh warga juga dikenakan pada acara seperti pernikahan.
Warna dominasinya adalah hitam atau gelap yang diperindah dengan warna kuning emas.
Ini berbeda dengan warna pakaian adat lain yang umumnya warna cerah.
BACA JUGA:34 Lagu Daerah di Indonesia, Dek Sangke dari Sumsel, Yuk Kenali Lagi dengan Asal Daerahnya