Sayur Bawak Gulai Semende

Sayur Bawak Gulai Semende

Sayur Bawak Gulai (atau sering disebut Bakgulai) atau dikenal juga dengan sebutan Gulai Beras merupakan salah satu masakan kuah tradisional paling ikonik dari suku Semende, Muara Enim. Foto : Istimewa--

MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Suku Semende (atau Semendo) adalah suku bangsa Melayu Tengah asal Sumatera Selatan (Sumsel) berpusat di Muara Enim, dengan budaya kuat yang menjunjung tinggi adat Tunggu Tubang (pewarisan harta pada anak perempuan tertua) dan kekerabatan matrilineal.

Mereka dikenal sebagai petani kopi, penjaga alam, dan sebagian besar masyarakatnya Bertani dan berkebun.

Salah satu hidangan khas Semende adalah Sayur Bawak Gulai (atau sering disebut Bakgulai) atau dikenal juga dengan sebutan Gulai Beras merupakan salah satu masakan kuah tradisional paling ikonik dari suku Semende, Muara Enim Sumatera Selatan.

Hidangan ini berupa sayur berkuah kental yang kaya akan rempah dan lazimnya menjadi menu utama sehari-hari bagi masyarakat Semende.

BACA JUGA:Kecamatan Semende Darat Tengah Jadi Tuan Rumah MTQ ke-42

BACA JUGA:Wabup Sumarni Kagumi Kearifan Lokal Semende, Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya

Karakteristik utama dari Sayur Bawak Gulai Semende:

Bahan Utama: Isiannya sangat variatif, namun yang paling populer adalah menggunakan Terung, buncis, labu siam dapat juga ditambahkan Daun Lumay atau sayuran hijau lainnya.

Ciri Khas Kuah: Menggunakan kuah  kental yang terbuat dari beras yang dihaluskan dengan bumbu rempah kuning yang medok, mirip dengan gulai namun yang menjadi khas penggunaan beras sebagai pengental.

BACA JUGA:Tanaman Jagung Pipil di Semende Tumbuh Subur

BACA JUGA:Jagung jadi Harapan Baru Warga Semende

Nilai Filosofis: Masakan ini sering disajikan sebagai menu harian bagi masyarakat semende dalam suasana kekeluargaan dan dianggap sebagai "obat rindu" bagi orang Semende yang sedang jauh dari kampung halaman.

Sebagian besar masyarakat Semende adalah petani yang keseharianya lebih banyak di ladang atau kebun inilah yang faktor yang mempengaruhi sayur bawak gulai menjadi hidangan sehari-hari.

Karena bahan untuk membuatnya sangat mudah ditemukan di area tersebut yang menjadikan khas hidangan ini adalah penggunaan beras sebagai pengental tidak menggunakan santan seperti gulai pada umumnya di daerah Sumatera Selatan dan hidangan ini secara tradisional dimasak menggunakan tungku kayu yang memberikan aroma asap (smoky) yang khas pada masakannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: