Iklan Ramadan TeL

Anggota DPRD Ini Minta Bupati Muara Enim Tidak Impor Pejabat

Anggota DPRD Ini Minta Bupati Muara Enim Tidak Impor Pejabat

Anggota DPRD Muara Enim dari Fraksi PAN, Yones Tober. Foto : Istimewa--

MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Adanya wacana mutasi atau rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim dalam waktu dekat, mendapat perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muara Enim.

Anggota DPRD Muara Enim dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yones Tober, dalam rotasi tersebut meminta Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim tidak impor pejabat dari luar Bumi Serasan Sekudang.

Saat ini, jabatan mengalami kekosongan yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Kemudian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Dinas  Permukiman, Pertanahan (Disperkimtan).

BACA JUGA:Bupati Edison Bakal Rotasi Pejabat di Lingkungan Pemkab Muara Enim

BACA JUGA:Bupati Edison Evaluasi Pejabat untuk Dirotasi

Lalu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Asisten I, dan jabatan Sekretaris Dewan (Sekwan).

"Kalau tidak salah ada 7 posisi jabatan kepala OPD Plt. Adanya wacana 20 Agustus ada rotasi pejabat, kita meminta dan berharap Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim tidak mengimpor pejabat dari luar daerah untuk mengisi jabatan strategis," tegas Yones, Kamis 14 Agustus 2025.

Ia menilai, pejabat impor ini menghambat karir ASN di lingkungan Pemkab Muara Enim yang memang kompeten di bidangnya, dan menghambat kemajuan pembangunan dan perkembangan daerah.

"ASN yang sudah lama mengabdi dan kompeten malah tidak dapat jabatan. Sementara, orang yang dari mana asal usulnya baru pindah langsung‎ dapat jabatan alias petualang karir," tegas Politisi Berlambang Matahari.

BACA JUGA:Bupati Muara Enim Beri Sinyal Mutasi Pejabat, Bakal Ganti Kepala OPD Hingga Kabag

BACA JUGA:18 Pejabat Eselon II Pemkab Muara Enim Ikuti Job Fit

Menurutnya, pemimpin yang efektif harus mampu bertindak cepat dan tepat, serta mampu berkomunikasi dengan jelas dan meyakinkan, instruksi, memberikan umpan balik, dan memotivasi jajarannya.

"Saya mensimulasikan kinerja Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim seperti gir transmisi depan. Begitu gas pol kecepatan kinerja bertambah, tinggal bagaimana gir belakang mengikuti kecepatan kinerja gir depan. Kalau tidak sanggup, ya gir belakang harus ganti. Artinya apa setelah dibina, diberi motivasi tidak ada perubahan, harus evaluasi," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: