Iklan Idul Fitri TeL

Angkutan Batu Bara Distop, Pulang Kampung Tak Lagi Macet

Angkutan Batu Bara Distop, Pulang Kampung Tak Lagi Macet

Bupati Muara Enim H. Edison. Foto : Dok--

MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Suasana pulang kampung ke Kabupaten Muara Enim pada hari raya Idul Fitri 1447 H/2026 M membawa kesan berbeda

Soalnya, angkutan batu bara yang sering menyebabkan kemacetan kini tak lagi dirasakan setelah adanya larangan melintasi jalan umum.

Bupati Muara Enim H. Edison, menyampaikan bahwa sesuai komitmen bersama yang mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Sumsel, angkutan batu bara hanya boleh melintas di jalan khusus.

"Masyarakat pulang kampung kini tidak lagi menemui angkutan batu bara di jalan umum, sehingga tidak ada lagi kemacetan akibat batu bara," ujar Edison, Senin 23 Maret 2026.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Tegaskan Angkutan Batu Bara Wajib Gunakan Jalan Khusus

BACA JUGA:Menhub Apresiasi Kesiapan Sumsel Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Perbaikan Jalan Dituntaskan H-10

Tak hanya itu, Edison mengatakan untuk mendukung kelancaran lalu lintas, saat ini juga akan dilaksanakan pembangunan jalan layang di 5 titik perlintasan kereta api.

"Lima flyover ini dalam tahap pembangunan, ada di Muara Enim, Gunung Megang 1, Gunung Megang 2, Simpang Belimbing, dan Ujan Mas," katanya.

Edison menjelaskan, Kabupaten Muara Enim terus berbenah untuk menjadi kabupaten terbaik di Provinsi Sumsel.

"Tahun 2025 lalu, Muara Enim berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumsel dengan angka 7,17 persen," jelasnya.

BACA JUGA:Angkutan Batu Bara Dilarang Melintas di Jalan Umum, Kini Masyarakat Bisa Menghirup Udara Segar

BACA JUGA:Dewan Muara Enim Desak Bupati Bentuk Satgas Angkutan Batu Bara

Selain itu, selama satu tahun kepemimpinan Bupati Edison dan Wakil Bupati Sumarni, berbagai program visi dan misi Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan (MEMBARA) sudah ditunaikan.

"Di antaranya ada layanan jemput bola cek kesehatan gratis keliling yang menjangkau 22 kecamatan, bantuan kendaraan operasional sekolah, desa, hingga seragam dan peralatan sekolah gratis," bebernya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: