Gubernur Sumsel Sebut POGI Miliki Tanggung Jawab Meliterasi Masyarakat Guna Tekan Kasus Stunting

Gubernur Sumsel Sebut POGI Miliki Tanggung Jawab Meliterasi Masyarakat Guna Tekan Kasus Stunting

Gubernur Sumsel Herman Deru saat menghadiri pelantian POGI Periode 2022-2025 Cabang Provinsi Sumsel dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Palembang Masa Bakti 2022-2027. Foto : DOK/ENIMEKSPRES.CO.ID--

PALEMBANG, ENIMEKSPRES.CO.ID - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyebut POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia) memiliki tanggungjawab untuk meliterasi masyarakat, sebagai upaya menekan angka kasus stunting.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru saat menghadiri pelantian POGI Periode 2022-2025 Cabang Provinsi Sumsel dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Palembang Masa Bakti 2022-2027.

Pelantikan kedua organisasi tersebut berlangsung di Griya Agung Palembang, pada Minggu 22 Januari 2023.

Orang nomor satu di Bumi Sriwijaya ini mengatakan bahwa kehadiran kedua organisasi tersebut sangat penting.

BACA JUGA:Upaya Cegah Stunting, Ini yang Dilakukan Bhabinsa dan Bidan Desa Tanjung Raya Kecamatan SDT

Oleh karenanya, diminta kepada kedua pengurus organisasi itu untuk dapat bersinergi dan tumbuh bersama dalam memberikan kepeduliaan kepada masyarakat.

Di sisi lain, Gubernur Sumsel Herman Deru juga mengimbau kepada POGI agar perkumpulan ini bisa jadikan wadah bertukar informasi, termasuk dalam penyebaran SpOG itu sendiri.

Kemudian Herman Deru turut mengajak para anggota POGI untuk terus menjalin silaturahmi kepada Kepala Daerah di Kabupaten/Kota dalam hal melengkapi peralatan yang standar antara di desa dan kota.

“Keberadaan dokter spesialis kandungan saat ini belum merata. Meski jumlahnya cukup banyak,” sebut Herman Deru.

BACA JUGA:Untuk Menekan Angka Stunting, Ini yang Dilakukan Koramil 404-03 Talang Ubi bersama Pemda dan BADAR PALI

“Saya minta ada perhatian khusus agar posyandu dikedepankan, karena ini penting sebagai garda terdepan mencegah stunting, terutama bagi ibu hamil dan perkembangan bayi itu sendiri," imbuh Herman Deru.

Di lain sisi, Gubernur Sumsel Herman Deru meminta Yayasan Kanker Indonesia (YKI) agar segera membentuk kepengurusan di Kabupaten/Kota untuk mensosialisasikan pencegahan kanker. 

"YKI lebih mensosialisasi kepada masyarakat dalam mencegah kanker agar tidak berkembang atau lainnya,” kata Herman Deru.

“Tetapi masyarakat butuh literasi  bagaimana mengobati dan mencegah. Makanya saya harap untuk membentuk kepengurusan di Kabupaten/Kota," tutupnya.

Sumber: