Jalan Penghubung Kabupaten Rusak Parah, Kepala Desa Minta Gubernur Sumatera Selatan Turun Tangan

Jalan Penghubung Kabupaten Rusak Parah, Kepala Desa Minta Gubernur Sumatera Selatan Turun Tangan

Jalan Provinsi Sumatera Selatan di Musi Rawas rusak parah bak kubangan kerbau. Foto : SUMEKS.CO/DNN--

SUMSEL, ENIMEKSPRES.CO.ID - Jalan poros milik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) rusak parah.

Kondisinya akan berlumpur di saat musim penghujan.

Padahal jalan tersebut mejadi penghubung antar kabupaten, yakni Kabupaten Musi Rawas ke Kabupaten Muratara, serta Musi Rawas (Mura) ke Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan.

Akibat jalan yang rusak tersebut, banyak mobil pribadi maupun truk angkutan barang terparter, bahkan sampai terbalik.

BACA JUGA: Pedagang Diperbolehkan Berjualan di Flyover Patih Galung, Asal Penuhi Syarat Ini

Jika sudah seperti itu, mengakibatkan akses jalan menjadi lumpuh total.

Hal tersebut seperti terjadi pada pekan kemarin, jalan itu lumpuh selama 3 hari.

Dampaknya jalan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut tak bisa dilintasi berbagai kendaraan.

Sayangnya, tidak ada upaya perbaikan dan pengecoran sama sekali, sejak jalan poros tersebut dibuka pada tahun 1984.

BACA JUGA: Resmi! Ribuan Warga Perbatasan Muaro Jambi jadi Warga Sumatera Selatan

Melihat kondisi jalan Provinsi Sumatera Selatan yang seperti itu, para kepala desa (kades) di Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas mengadu ke Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. RA Anita Noeringhati, di ruang kerjanya, pada Senin 12 Desember 2022.

“Kita menyampaikan aspirasi jalan Provinsi Sumsel yang rusak parah dan berlumpur,” kata Nasrullah, Kepala Desa Lubuk Padan didampingi Kepala Desa Marga Baru, Mutahidin, Kepala Desa Mangos, Deris, dan Kepala Desa Multikarya, Mulyadi.

Disebutkan, jalan Provinsi Sumatera Selatan yang rusak itu sepanjang 50 kilometer dari Kabupaten Musi Rawas ke Kabupaten Muratara, dan sepanjang 35 kilometer dari Kabupaten Musi Rawas ke Kabupaten Musi Banyuasin.

Dijelaskan lagi, bahwa kondisi jalan masih tanah merah dan berlumpur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: