Nataru PT TeL

Krisis Ekologi Sumatera dan Urgensi Transisi Energi Terbarukan

Krisis Ekologi Sumatera dan Urgensi Transisi Energi Terbarukan

Bagas Pratama. Foto : DOK --

Menurut Peta Jalan Pengembangan Tenaga Kerja Hijau oleh Bappenas, Indonesia berpotensi memiliki 56 juta pekerjaan hijau pada 2025 dan meningkat menjadi 72 juta pada 2029.

Di titik inilah peran generasi muda menjadi sangat menentukan.

Jika sesuai rencana, maka Net Zero Emission (NZE) baru akan benar-benar tercapai pada 2060, dimana Generasi Z (Kelahiran 1997-2012) sedang berada di puncaknya.

Artinya, kita generasi muda harus berani masuk ke ranah yang sejalan dengan visi Indonesia bebas emisi.

Generasi Energi Bersih (Gen-B), komunitas yang aktif mempromosikan Energi baru terbarukan percaya bahwa Energi bersih bukan hanya proyek teknologi, tetapi proyek peradaban.

Gen-B hadir sebagai penghubung antara masyarakat & pemerintah, dan dunia usaha untuk mempercepat adopsi energi bersih di Sumsel.

Kami ingin memastikan bahwa ketika Sumsel bergerak menuju energi masa depan, semua orang ikut bergerak, tanpa ada yang tertinggal.

Rangkaian bencana ekologis yang kita hadapi belakangan ini seharusnya menjadi isyarat kuat bahwa pendekatan lama dalam mengelola alam sudah tidak bisa dipertahankan.

Terus bergantung pada model pembangunan yang menggerus lingkungan hanya akan memperbesar kerugian sosial dan ekonomi di masa depan.

Sudah saatnya kita berani mengambil pilihan yang lebih masuk akal: beralih ke energi bersih sebagai fondasi masa depan yang lebih aman, adil, dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: