Hormat saya,
Andi Saputra
BACA JUGA:Tips Mencari Pekerjaan Sesuai Kompetensi yang Dimiliki agar Cepat Diterima
BACA JUGA:Tips Wawancara Kerja: Ini Cara Lolos Interview dan Diterima Perusahaan Impian
4. Pastikan Dokumen Lengkap dan Rapi
Sebelum mengirim email, pastikan seluruh dokumen sudah lengkap dan mudah dibuka.
Dokumen yang biasanya diminta antara lain:
- CV atau daftar riwayat hidup
- Surat lamaran kerja
- Ijazah dan transkrip nilai
- Sertifikat pendukung
- Portofolio (jika diperlukan)
Simpan dokumen dalam format PDF agar tampilannya tetap rapi saat dibuka di perangkat lain.
BACA JUGA:Menaker Pacu Talenta Muda jadi Inovator dan Pencipta Kerja Lewat Talent & Innovation Hub
BACA JUGA:Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
5. Gunakan Nama File yang Profesional
Jangan mengirim file dengan nama asal seperti:
- CVbaru.pdf
- scan1.pdf
- documentfix.pdf
Gunakan nama file yang jelas dan profesional, contohnya:
- CV_AndiSaputra.pdf
- LamaranKerja_AndiSaputra.pdf
Hal kecil seperti ini bisa memberikan nilai tambah di mata HRD.
BACA JUGA:Bupati Muara Enim Tekankan Peran Perusahaan Rekrut Tenaga Kerja Lokal
BACA JUGA:Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha
6. Periksa Kembali Sebelum Mengirim
Banyak pelamar gagal karena terburu-buru mengirim email tanpa mengecek ulang isi dan lampiran.
Pastikan:
- Tidak ada typo atau salah penulisan
- Dokumen sudah terlampir
- Alamat email perusahaan benar
- Ukuran file tidak terlalu besar