MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Polres Muara Enim menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka penanggulangan rusuh massal di GOR Pancasila Muara Enim, Rabu 29 April 2026.
Kegiatan ini berlangsung tegas, terukur, dan penuh disiplin sebagai bentuk kesiapan aparat dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas.
Simulasi tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolres Muara Enim, Kompol Toni Arman didampingi para Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran Polres Muara Enim.
Dalam arahannya, Kompol Toni Arman menegaskan latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan evaluasi sekaligus penguatan kemampuan personel dalam menghadapi situasi nyata.
BACA JUGA:Massa GSRB Demo DPRD Muara Enim Terkait Dugaan Monopoli Proyek Aspirasi Rakyat
"Simulasi yang kita laksanakan hari ini adalah untuk mengulas kembali pengalaman pengamanan Sispamkota pada Pileg dan Pilpres. Laksanakan dengan serius dan sungguh-sungguh. Kita asumsikan kali ini terjadi rusuh massa akibat kenaikan harga BBM," tegasnya.
Kegiatan yang berada di bawah kendali Kabag Ops, Kompol Herry Widodo, berlangsung tertib dan lancar dengan skenario yang disusun secara realistis dan bertahap.
Dalam simulasi, digambarkan massa berkumpul di depan Gedung DPRD Muara Enim untuk menyampaikan aspirasi menuntut penurunan harga BBM.
Aksi orasi yang awalnya berjalan kondusif berubah menjadi tidak terkendali ketika perwakilan massa tidak menerima keputusan pihak DPRD.
BACA JUGA:Peduli Sungai, Ratusan Massa Geruduk Kantor Bupati Muara Enim
BACA JUGA:Satpol PP Muara Enim Tertibkan 9 Orang Terlantar-Anak Jalanan di Kawasan Pasar
Situasi memanas, aksi dorong-mendorong dengan tim Dalmas Awal pun tidak terhindarkan. Seiring meningkatnya eskalasi, Dalmas Inti diterjunkan untuk mengendalikan massa yang semakin agresif dan brutal.
Tak berhenti di situ, tim Raimas bergerak cepat menggunakan sepeda motor untuk memecah konsentrasi massa.
Puncaknya, kendaraan taktis AWC (Armoured Water Cannon) dikerahkan guna menyemprotkan air bertekanan tinggi, hingga akhirnya massa berhasil dibubarkan secara terukur dan profesional.