“Sultan Muda harus menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi lainnya,” tegasnya.
BACA JUGA:Bupati Edison Sambut Bank Sumsel Babel Bangun Kantor Cabang di Lubai Ulu
BACA JUGA:BPR Muara Enim Sumbang PAD Rp2,4 Miliar
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumsel, Arifin Susanto, menyampaikan OJK menjadi salah satu pusat pengembangan program Sultan Muda di daerah tersebut.
Hingga kini, jumlah peserta telah mencapai 9.008 orang dan dijadwalkan segera diresmikan oleh Gubernur Sumsel.
Menurut Arifin, keberadaan ribuan Sultan Muda diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan muda yang mandiri dan produktif.
“Alhamdulillah, saat ini sudah ada 9.008 Sultan Muda yang akan segera diresmikan, termasuk dukungan melalui sistem uang elektronik. Jika jumlah ini terus berkembang, tentu akan memberikan dampak yang baik bagi pembangunan dan ekonomi Sumsel,” ujarnya.
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan BBM Tersedia di SPBU Wilayah Sumsel
BACA JUGA:Jelang Swarna Songket Nusantara, Selvi Gibran Borong Produk Kriya Sumsel
Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan ekspor produk turunan kelapa dengan total nilai mencapai Rp1,6 miliar.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sektor hilirisasi komoditas unggulan daerah terus berkembang dan mampu menembus pasar internasional.
Arifin berharap sinergi antara OJK, pemerintah daerah, dan pelaku usaha muda terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sumsel.