"Tanggung jawab kita adalah jalan kabupaten. Kalau itu memang jalan kabupaten, otomatis menjadi prioritas kita untuk diperbaiki. Namun jika itu jalan provinsi atau nasional, kita hanya bisa mengusulkan dan mendorong, karena itu bukan kewenangan kita," jelasnya.
BACA JUGA:Muara Enim Dapat Dukungan Pendanaan 3 Proyek Strategis dari Pemprov Sumsel
BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Dukung Pembatasan Akun Medsos Bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Bupati Edison mengungkapkan, berdasarkan hasil turun langsung ke lapangan, mayoritas aspirasi masyarakat masih didominasi oleh perbaikan infrastruktur jalan.
Hal ini membuat pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian alokasi anggaran.
"Memang ada pergeseran, misalnya program yang awalnya dialokasikan 100 persen, sebagian kita alihkan untuk perbaikan jalan menjadi sekitar 60 persen," katanya.
Kendati demikian, ia menegaskan sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama dan tidak akan diabaikan dalam perencanaan pembangunan daerah.
BACA JUGA:Tampil Selaras dengan Batik Petule, Gubernur Herman Deru Puji Bupati Edison
BACA JUGA:Bupati Edison Ajak Jadikan Idul Fitri Titik Awal Perkuat Persatuan
Dengan perencanaan yang matang dan berbasis prioritas, Bupati berharap pembangunan di Kabupaten Muara Enim dapat berjalan efektif serta mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat secara merata.