Dalam situasi seperti itu, kemampuan beradaptasi menjadi kunci, baik bagi pekerja maupun perusahaan.
“Tantangan ke depan itu tidak mudah. Ketidakpastian sekarang sangat tinggi. Karena itu agility menjadi kunci,” katanya.
Ia berharap PT Jasa Marga dapat menjadi contoh perusahaan yang tidak hanya menjaga hubungan industrial tetap harmonis, tetapi juga sungguh-sungguh memanusiakan pekerja dan menyiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan.
BACA JUGA:Wamenaker Minta Perusahaan Konsisten Jalankan Norma Ketenagakerjaan Agar Pekerja Terlindungi
BACA JUGA:Menaker: K3 Tak Sekadar Cegah Kecelakaan Kerja, Aspek Kesehatan Kerja Harus Diperkuat
“Saya berharap Jasa Marga bisa menjadi salah satu perusahaan yang menunjukkan contoh bagaimana perusahaan memanusiakan pekerja dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.