Sumsel juga mencatatkan kinerja pengendalian inflasi terbaik di wilayahnya dengan sejumlah penghargaan nasional.
BACA JUGA:Sekda Edward Candra: Nilai Indeks Demokrasi Indonesia Sumsel 2024 Capai 82,71
BACA JUGA:Tinjau Proyek Tol Musi V, Menko AHY dan Wagub Cik Ujang Pastikan Kesiapan Fungsional Jelang Lebaran
Di antaranya TPID Provinsi Sumsel sebagai TPID Provinsi Berkinerja Terbaik I Kawasan Sumatera 2025, TPID Kota Palembang Terbaik I Kawasan Sumatera 2025, TPID Kabupaten OKI Terbaik II Kawasan Sumatera 2025, serta Peringkat III Peningkatan Produksi Beras Nasional Tahun 2025 dari Presiden RI.
Gubernur juga menegaskan penguatan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang lahir pada masa pandemi Covid-19.
Pada 2026, GSMP difokuskan pada komunitas pesantren melalui program GSMP Goes to Pesantren dengan komoditas utama cabai dan bawang, serta dikoneksikan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali menyampaikan bahwa dinamika global dan cuaca menuntut pengendalian inflasi dilakukan melalui penguatan produksi dan distribusi.
BACA JUGA:Menko AHY Minta Tindakan Tegas Terhadap Kendaraan ODOL di Sumsel, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Dampak Jembatan Muara Lawai Ambruk, AHY Dorong Penegakan Hukum Tegas Terhadap ODOL di Wilayah Sumsel
Kegiatan tersebut juga diisi diskusi bersama kelompok tani, pelaku usaha, UMKM, BUMD pangan, unsur Muspida, penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian, pembiayaan sektor pertanian, kesepakatan kerja sama antarlembaga, panen raya, serta pelepasan truk komoditas beras dan bawang merah menuju Aceh Tengah.
Acara dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia, Forkopimda Provinsi Sumsel dan Kabupaten Banyuasin, kepala OPD terkait, serta pemangku kepentingan lainnya.