Sementara itu, dalam tausiyahnya, K.H. Said Aqil Siradj menyampaikan, pesantren memiliki peran strategis sebagai benteng pertahanan umat Islam sekaligus pusat pembentukan karakter bangsa.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Tekankan Kekompakan Sebagai Kunci Kemajuan Daerah
BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Sumsel Perangi Narkoba
Nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan toleransi yang diajarkan di pesantren dinilai sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, khususnya oleh para pemimpin.