Polisi Pastikan Penyaluran BLT DD Tepat Sasaran dan Aman
Warga Desa Arisan Musi Timur, Kecamatan Muara Belida, menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama tahun 2026. Foto : Istimewa--
MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Desa Arisan Musi Timur, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim saat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama tahun 2026 mulai disalurkan.
Di tengah harapan masyarakat, aparat kepolisian hadir memastikan proses berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Penyaluran BLT DD tersebut berlangsung, pada Jumat 1 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Gudang Aset Desa Arisan Musi Timur, Kabupaten Muara Enim.
Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas, AKP RTM Situmorang, menyampaikan kehadiran anggota Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk mengawal setiap program pemerintah agar berjalan dengan baik dan transparan.
BACA JUGA:Peringati May Day dengan Aksi Sosial, KSPSI dan Polres Muara Enim Santuni Panti Asuhan Assa’adah
BACA JUGA:Anggota Satlantas Polres Muara Enim Atur Lalu Lintas di Titik Rawan Kemacetan
"Polri hadir untuk memastikan penyaluran bantuan kepada masyarakat berlangsung aman, tertib, serta tepat sasaran. Ini juga bagian dari upaya kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar AKP RTM Situmorang, Sabtu 2 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Gelumbang Aiptu Anton Zulfiker melakukan pemantauan dan pengamanan jalannya pembagian bantuan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa beserta perangkat, Kasi PMD Kecamatan Muara Belida, pendamping desa, serta masyarakat penerima bantuan.
Sebanyak 25 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima BLT DD tahap pertama untuk bulan Januari, Februari, dan Maret 2026.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Dorong Proyek DME Tanjung Enim Jadi Solusi Kebutuhan Energi Masyarakat
BACA JUGA:Gas Pol Ketahanan Pangan dan Siaga Karhutla, Polres Muara Enim Gelar Anev Bhabinkamtibmas
Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, sehingga total yang diterima mencapai Rp900.000.
Proses pembagian dilakukan secara tertib dengan sistem pemanggilan satu per satu guna menghindari kerumunan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: