Iklan Ramadan TeL

PLN EPI dan Kemendesa PDT Perkuat Kolaborasi Desa untuk Capai Target Net Zero Emission

PLN EPI dan Kemendesa PDT Perkuat Kolaborasi Desa untuk Capai Target Net Zero Emission

Direktorat Biomassa PT EPI berkolaborasi dengan menjalin kolaborasi strategis dengan Kemendesa PDT guna mempercepat pencapaian target Net Zero Emission (NZE) melalui program cofiring biomassa pada PLTU milik PLN. Foto : Istimewa--

JAKARTA, ENIMEKSPRES.CO.ID - Direktorat Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) berkolaborasi dengan menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) guna mempercepat pencapaian target Net Zero Emission (NZE) melalui program cofiring biomassa pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PLN.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kemendesa PDT dan dihadiri oleh Wakil Menteri Desa dan PDT Republik Indonesia, Ahmad Riza Patria, Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir, serta jajaran kedua institusi.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir menyampaikan, pada tahun ini PLN EPI ditargetkan menyuplai 3,65 juta ton biomassa ke 52 PLTU PLN di seluruh Indonesia.

Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi pasokan tahun 2025 sebesar 2,4 juta ton.

BACA JUGA:Komitmen Keberlanjutan Berbuah Prestasi, PLN EPI Raih 2 Penghargaan PRIA 2026

BACA JUGA:PLN EPI Sepakati Perjanjian Penyambungan Pipa dengan Operator West Natuna Group

“Target ini tentu membutuhkan kolaborasi multipihak. Kami meyakini desa memegang peran kunci karena sumber biomassa tersebar di wilayah pedesaan, baik dari limbah industri kayu, sekam padi, maupun residu pertanian lainnya,” ujar Hokkop.

Ia menambahkan bahwa pengembangan biomassa tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan melalui penurunan emisi karbon, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Proses pengumpulan, pengolahan, hingga distribusi biomassa ke lokasi pengumpulan ataupun PLTU melibatkan partisipasi aktif warga dan pelaku usaha lokal.

“Oleh karena itu, dukungan Kemendesa sangat strategis. Desa adalah ujung tombak pengembangan biomassa dan bioenergi. Limbah perkebunan, pertanian yang sebelumnya tidak bernilai kini dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA:Dorong Energi Hijau, PLN EPI Kembangkan Bioenergi jadi Peluang Usaha Domestik dan Internasional

BACA JUGA:Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum

Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan manfaat ganda, yakni pencapaian target pasokan biomassa ke PLTU PLN yang berkontribusi terhadap penurunan emisi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui keterlibatan dalam rantai pasok biomassa.

Wakil Menteri Desa dan PDT, Ahmad Riza Patria menyambut baik sinergi tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: