Sekda Sumsel Tekankan Pentingnya SIPD RI untuk Transparansi dan Akurasi Keuangan Daerah
Apresiasi Implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI Tahun 2025 yang diselenggarakan Bank Sumsel Babel (BSB) di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis 29 Januari 2026. Foto : Istimewa--
PALEMBANG, ENIMEKSPRES.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel melalui percepatan digitalisasi sistem pemerintahan.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, H. Edward Candra, saat menghadiri kegiatan Apresiasi Implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI Tahun 2025 yang diselenggarakan Bank Sumsel Babel (BSB) di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis 29 Januari 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Daerah di wilayah Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung, yang telah berhasil mengimplementasikan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) secara penuh atau 100 persen.
Khususnya dalam proses penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN).
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Hadiri Tabligh Akbar NU
Edward Candra menyampaikan apresiasi kepada Bank Sumsel Babel atas inisiatif memberikan penghargaan kepada daerah-daerah yang adaptif terhadap transformasi digital di bidang pengelolaan keuangan.
“Penerapan SIPD RI merupakan langkah konkret dalam mendorong digitalisasi, transparansi, dan akurasi data keuangan daerah," kata Edward Candra.
"Proses pembayaran gaji ASN kini menjadi lebih cepat, tepat, dan akurat. Kami mendorong daerah yang belum mencapai integrasi 100 persen untuk segera melakukan percepatan,” lanjut Edward.
Edward menekankan, keberhasilan implementasi SIPD RI sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia serta sinergi yang kuat antar organisasi perangkat daerah (OPD).
BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Hadiri Pelantikan Pengurus LP Ma’arif NU Sumsel
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Dorong Peningkatan Layanan Haji dan Umrah
Ia berharap tim teknis di setiap daerah dapat lebih proaktif melakukan ujicoba sistem serta memastikan validitas data yang dikirimkan ke pihak perbankan.
Sementara itu, Pelaksana Pengganti Sementara (PPS) Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohammad Papeko, menjelaskan SIPD RI merupakan tulang punggung integrasi data keuangan nasional, mulai dari tahap perencanaan hingga penatausahaan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Satu Data Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: