Nataru PT TeL

Kebakaran Gudang di Muara Enim Berasal dari Percikan Api Mesin Pompa Saat Langsir BBM Ilegal

Kebakaran Gudang di Muara Enim Berasal dari Percikan Api Mesin Pompa Saat Langsir BBM Ilegal

Anggota Satreskrim Polres Muara Enim dibantu Ditkrimsus Polda Sumsel turun ke lokasi gudang BBM ilegal terbakar untuk melakukan olah TKP. Foto : OZI/ENIMEKSPRES.CO.ID--

MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Penyebab kebakaran gudang penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim diduga dipicu percikan api dari mesin pompa saat langsir BBM.

Hal itu diungkapkan Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim, AKP Yogie Sugama Hasyim didampingi Kasi Humas, AKP RTM Situmorang saat dikonfirmasi, Selasa 13 Januari 2026.

"Penyebab kebakaran kemungkinan saat melangsir BBM ilegal ada percikan api dari pompa," ungkap Yogie.

Yogie menerangkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi untuk status quo. 

BACA JUGA:Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Muara Enim Terbakar

BACA JUGA:Polres Muara Enim Tertibkan Gudang BBM Ilegal di Kecamatan Lembak dan Gelumbang

"Kita juga mengamankan beberapa barang bukti yang ada seperti tangki, tedmon, dan mobil yang hangus terbakar," terang Yogie.

Yogie menjelaskan, kasus kebakaran gudang BBM ilegal ini dalam tahap penyelidikan Satreskrim Polres Muara Enim untuk mencari pemilik atau pengelola gudang.

"Dalam penyelidikan kita juga dibantu oleh Ditkrimsus Polda Sumsel yang turun ke lokasi," jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 unit mobil pickup merek Suzuki Carry yang hangus terbakar, 2 bak penampungan BBM, 3 tangki BBM terdiri dari 1 unit tangki kosong merek PT Prima Lautan Mandiri.

BACA JUGA:Mobil Kijang Kapsul Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Pulau Panggung Muara Enim, Ini Dugaan Penyebabnya

BACA JUGA:Kelangkaan BBM di Muara Enim Ganggu Aktivitas Masyarakat

Lalu, 1 unit tangki warna biru putih kapasitas 5.000 liter berisi 3.000 liter minyak olahan jenis solar, dan 1 unit tangki warna biru putih kapasitas 8.000 liter berisi 3.000 liter minyak olahan jenis solar.

Selain itu, 1 tangki petak, 15 unit drum, 21 kerangka baby tedmon ukuran 1.000 liter yang telah terbakar, 4 unit mesin pompa yang telah terbakar, 2 buah selang ukuran 5 inci lebih kurang 5 meter, 1 buah selang ukuran 5 inci lebih kurang 5 meter yang telah terbakar, dan 3 buah tabung APAR.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: