Sekolah Pengantin Anyar, Upaya Cegah Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga
Wabup Muara Enim Hj. Sunarni membuka Sekolah Pengantin Anyar (Setia) tahun 2025. Foto : Istimewa--
MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Untuk cegah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) menggelar Sekolah Pengantin Anyar (Setia) tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Saka Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Senin 3 November 2025.
Pelatihan berlangsung selama 2 hari dan diikuti sebanyak 50 pasangan suami istri baru dari 22 kecamatan se-Kabupaten Muara Enim.
Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Muara Enim Hj. Sumarni didampingi Kepala Dinas PPPA Kabupaten Muara Enim, Vivi Mariani dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Risman Efendi.
BACA JUGA:Dinas PPPA Muara Enim Ajak Siswa jadi Pelopor Anti Perundungan
BACA JUGA:Dinas PPPA Muara Enim Latih Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan
Kepala Dinas PPPA Kabupaten Muara Enim, Vivi Mariani, mengatakan kegiatan pendidikan untuk pasangan yang baru menikah ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan bagi pasangan pengantin baru.
Dengan demikian memiliki bekal yang memadai dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya Pemerintah dalam mencegah dan mengurangi berbagai masalah sosial dan hak asasi manusia yang berhubungan dengan perkawinan dan keluarga.
Seperti menekan angka perceraian, kasus stunting hingga mengajarkan pola asuh anak kepada pasangan yang baru menikah di Kabupaten Muara Enim.
BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Gandeng LPSK Bangun Sistem Perlindungan Korban Kekerasan
BACA JUGA:Ahmad Yani Purnabakti, Ini Kata Sekda Muara Enim
Sementara itu, Wabup Sumarni mengapresiasi kepada seluruh pihak atas telah terselenggaranya program Setia khususnya kepada Dinas PPPA Kabupaten Muara Enim.
Dirinya menyakini pembekalan akan pengetahuan dan keterampilan seputar rumah tangga sedini mungkin bagi pasangan suami istri baru ini, memiliki andil yang sangat besar terhadap upaya menekan kasus perceraian, KDRT hingga stunting di Kabupaten Muara Enim.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
