Wagub Cik Ujang Resmi Buka Muspar IX BKOW Sumsel 2026
Wagub Sumsel Cik Ujang secara resmi membuka Musyawarah Paripurna (Muspar) IX Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel Tahun 2026 di Gedung Sekretariat BKOW Sumsel. Foto : Istimewa--
PALEMBANG, ENIMEKSPRES.CO.ID - Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Wagub Sumsel) Cik Ujang secara resmi membuka Musyawarah Paripurna (Muspar) IX Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel Tahun 2026 di Gedung Sekretariat BKOW Sumsel, Kamis 12 Februari 2026.
Wagub Cik Ujang selaku Dewan Pertimbangan BKOW Sumsel menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota BKOW yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, komitmen, dan kontribusi nyata dalam pemberdayaan perempuan serta pembangunan daerah.
"Tema yang diangkat pada Muspar kali ini, yaitu 'Transformasi Organisasi Wanita di Era Digital: Kolaborasi, Inovatif, dan Kontribusi Nyata Menuju Sumsel Maju Terus untuk Semua', merupakan tema yang sangat relevan dan visioner. Kita semua menyadari bahwa era digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tata kelola organisasi, pola komunikasi, serta strategi pemberdayaan masyarakat," katanya.
Organisasi wanita tidak lagi hanya berperan dalam lingkup sosial dan kemasyarakatan secara konvensional, tetapi juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan teknologi, memanfaatkan platform digital, serta membangun jejaring kolaborasi yang lebih luas dan strategis.
BACA JUGA:Produk Pakan Hewan Sumsel Tembus Pasar Filipina, Mendag dan Wagub Cik Ujang Lepas Ekspor Perdana
BACA JUGA:Tinjau Proyek Tol Musi V, Menko AHY dan Wagub Cik Ujang Pastikan Kesiapan Fungsional Jelang Lebaran
Transformasi ini bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi menjadi kebutuhan agar organisasi tetap relevan, efektif, dan berdampak.
"Saya berharap BKOW Sumsel dapat menjadi motor penggerak transformasi tersebut. Melalui kolaborasi yang kuat antarorganisasi wanita, sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas, kita dapat melahirkan berbagai inovasi program yang menyentuh langsung kebutuhan perempuan dan keluarga di Sumatera Selatan," jelasnya.
Peran perempuan sangat strategis dalam mendukung visi pembangunan Sumatera Selatan.
Perempuan adalah pilar keluarga, pendidik generasi, sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Menko AHY dan Wagub Cik Ujang Hadiri Wisuda ke-182 Unsri, Ajak Lulusan jadi Penggerak Pembangunan
BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Optimis Jembatan Musi V Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas perempuan, literasi digital, kewirausahaan berbasis teknologi, serta penguatan peran perempuan dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan harus terus didorong bersama.
Selain itu, Muspar ini hendaknya tidak hanya menjadi forum evaluasi dan pemilihan kepengurusan semata, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk merumuskan program kerja yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: