Tersesat di Hutan PT MHP, Pemuda Asal Jawa Barat Ditemukan dalam Kondisi Selamat

Tersesat di Hutan PT MHP, Pemuda Asal Jawa Barat Ditemukan dalam Kondisi Selamat

Personel BPBD, Basarnas, dan Damkar berhasil mengevakuasi warga Karawang Timur, Jawa Barat (Tengah Kaos Hitam) ketika tersesat di kawasan hutan PT MHP. Foto : Istimewa--

MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Seorang pemuda dilaporkan sempat tersesat di kawasan hutan PT Musi Hutan Persada (MHP) di wilayah Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, pada Sabtu 28 Maret 2026 pukul 02.25 WIB.

Korban diketahui bernama Daffa Briandbudi Pradipta (26) warga Karawang Timur, Jawa Barat, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Dari informasi dihimpun, korban awalnya melakukan perjalanan dari Martapura menuju Muara Enim dengan mengendarai sepeda motor dan mengandalkan aplikasi navigasi.

Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari Basarnas terkait adanya warga yang hilang arah di kawasan hutan, Jumat 27 Maret 2026 sekitar pukul 19.35 WIB.

BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Dukung Pembatasan Akun Medsos Bagi Anak di Bawah 16 Tahun

BACA JUGA:Polres Muara Enim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Kelancaran Arus Balik Lebaran

"Menindaklanjuti laporan itu, kami segera melakukan koordinasi untuk melakukan pencarian terhadap korban yang tersesat di kawasan hutan PT MHP, tepatnya di area menara 15, Desa Aur Duri, Kecamatan Rambang Niru," ujar Rozieq.

Rozieq menjelaskan, korban memilih jalur alternatif dari Prabumulih menuju Muara Enim melalui jalan Pemda.

"Karena baru pertama kali melintasi jalur tersebut, korban akhirnya tersesat hingga masuk ke kawasan hutan PT MHP," jelasnya.

Dalam upaya pencarian, BPBD Muara Enim bersama Basarnas dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) membentuk tim gabungan.

BACA JUGA:Aksi Cepat Personel Polres Muara Enim Evakuasi Pohon Tumbang Demi Keamanan Arus Mudik

BACA JUGA:Tiang Lampu Jalan Miring Akibat Ditabrak Truk Tronton di Muara Enim Akhirnya Diperbaiki

Masing-masing instansi mengerahkan satu unit mobil rescue untuk mempercepat proses pencarian.

"Tim gabungan langsung bergerak melakukan penyisiran di lokasi setelah menerima laporan, dengan melibatkan personel BPBD, Basarnas, dan Damkar," bebernya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: