BBPOM Palembang Temukan Tahu dan Mie Berformalin Dijual di Muara Enim
BBPOM Palembang melakukan sidak di Pasar Inpres Muara Enim dan ditemukan pedagang menjual tahu putih dan mie kuning mengandung formalin. Foto : OZI/ENIMEKSPRES.CO.ID--
Nora memberikan tips bagi masyarakat awam, bahwa umumnya produk seperti tahu putih dan mie basah jika disimpan lebih dari 3 hari di suhu ruang bisa berisiko basi, asam, dan berlendir.
"Kalau masih awet berarti ada tambahan menggunakan bahan-bahan tertentu di dalamnya, untuk membuktikannya dengan uji di Laboratorium," pungkasnya.
BACA JUGA:Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Idul Fitri, Sekda Sumsel Buka Operasi Pasar Murah
BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Hadirkan Jaminan Kesehatan Bagi Masyarakat
Sementara itu, salah satu pedagang tahu, Misnawati (46), warga Muara Enim, menyampaikan dirinya sudah lebih kurang 2 tahun berjualan tahu.
"Kita mengambil tahu dari jam 3 pagi untuk dijual di pasar," ujar Misna.
Misna mengatakan, dirinya sudah pernah mengingatkan produsen agar tidak menggunakan formalin dalam tahu.
"Tapi pembeli yang langganan juga tidak mau beli tahu yang tidak pakai formalin, meski sudah dikasih tahu yang lebih bagus," katanya.
BACA JUGA:Sensus Ekonomi 2026, Bupati Edison Minta Perusahaan Beri Data Akurat
BACA JUGA:Wabup Sumarni Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Misna berharap bisa ada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya bahan pangan yang mengandung formalin.
"Kita sebagai pedagang juga cuma bisa mengingatkan, tapi pembeli maunya tahu yang lebih awet," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: