Kenapa Orang Berdzikir Tapi Masih Dekat dengan Syaitan?

Kenapa Orang Berdzikir Tapi Masih Dekat dengan Syaitan?

Mohamad Mufid, M. Pd.I. Foto : DOK/ENIMEKSPRES.CO.ID--

  • Oleh: Mohamad Mufid, M. Pd.I (Penulis adalah Ketua PD IKADI Kota Prabumulih, Sumatera Selatan)

SEORANG murid bertanya kepada gurunya (Imam Al Ghazali), "Syeikh, bukankah dzikir bisa membuat seseorang beriman lebih dekat dengan Allah Taala dan syaitan akan berlari menjauh darinya?"

“Benar,” Jawab Imam al-Ghazali. "Namun kenapa ada orang yang semakin rajin berdzikir justru malah semakin dekat dengan syaitan atau kesyetanan ?” lanjut Sang Murid.

Gurunya yang diberi gelar Hujjatul Islam inipun menjawab: “Bagaimana pendapatmu, jika ada orang yang mengusir anjing namun dia masih menyimpan tulang dan pelbagai makanan kesukaan anjing di sekitarnya?”

"Tentu, anjing itu akan kembali datang setelah diusir," jawab Sang Murid.

Imam al-Ghazali menjelaskan, "Demikian juga dengan orang-orang yang rajin berdzikir tapi masih menyimpan pelbagai penyakit hati dalam dirinya. Syaitan akan terus datang  dan mendekati bahkan bersahabat dengannya"

Penyakit-penyakit hati itu ialah :

1. Kesombongan

2. Iri hati

3. Dengki

4. Syirik (menyimpan benda yg disukai syaiton) 

5. Bersikap/berkata kasar

6. Riya

7. Merasa sholeh

8. Merasa Suci

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: