Pj Bupati Kurniawan Luncurkan 100 Persen Kampung KB, 2024 Ditargetkan Kabupaten Muara Enim Bebas Stunting

Pj Bupati Kurniawan Luncurkan 100 Persen Kampung KB, 2024 Ditargetkan Kabupaten Muara Enim Bebas Stunting

Peluncuran 100 Persen Kampung KB di Kabupaten Muara Enim, bertempat di Gedung Evi Medaria Grand Ballroom, Muara Enim, Selasa 20 Desember 2022. Foto : ANDRE/ENIMEKSPRES.CO.ID--

“Pada tingkat kecamatan telah dibentuk secara lengkap 22 TPPS, di tingkat desa/kelurahan juga telah dibentuk lengkap 256 TPPS, dan 467 Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari 1.401 personel, serta telah menunjuk 245 orang kader pembangunan manusia (KPM),” jelas Kurniawan.

Dalam upaya percepatan penurunan stunting, Pemkab Muara Enim juga berupaya melibatkan semua pemangku kepentingan, baik dari dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat berdasarkan prinsip sinergitas dan kolaboratif.

“Pada tahun 2022 ini Kabupaten Muara Enim telah melaksanakan 39 program dan 11 kegiatan dengan total anggarap Rp 98,4 miliar yang berasal dari APBN, APBD, CSR, APBD Desa, dan sumber lainnya terkait percepatan penurunan stunting,” ulas Kurniawan.

Di sisi lain, Kurniawan melanjutkan, terkait dengan program Bangga Kencana, Pemkab Muara Enim sudah menetapkan 100 persen atau seluruh desa/kelurahan menjadi Kampung KB yang akan menjadi pusat integrasi kegiatan lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat, dengan harapan bisa memberikan peran dalam percepatan penurunan stunting.

“Selain itu juga Kabupaten Muara Enim telah menyelesaikan pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2022 yang akan digunakan untuk menetapkan data basis keluarga berisiko stunting dan intervensi penanganannya,” tukas Kurniawan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, yang juga Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Muara Enim, H. Rinaldo, S.STP, M.Si, dalam laporannya menjelaskan, kegiatan Penguatan dan Sinkronisasi Peran TPPS dan TPK ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisitas penurunan stunting di Kabupaten Muara Enim khususnya, dan Sumatera Selatan umumnya.

“Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kapasitas Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam pelaksanaan penurunan stunting khususnya di Kabupaten Muara Enim dan Sumatera Selatan, sehingga dapat mewujudkan bebas stunting tahun 2024,” papar Rinaldo.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 2.000 orang terdiri dari ketua TPPS 17 kabupaten/kota se-Sumsel, Forkopimda Kabupaten Muara Enim, perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, kepala OPD dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel, seluruh perangkat daerah Kabupaten Muara Enim, seluruh camat dan pimpinan Puskesmas 22 kecamatan di Kabupaten Muara Enim.

Kemudian, Perguruan Tinggi, CSR, seluruh TPPS Kabupaten Muara Enim, seluruh TPK berasal dari 256 desa/kelurahan dengan jumlah sebanyak 1.401 personel terdiri dari Kader KB sebanyak 467 orang, Kader PKK Desa sebanyak 467 orang, serta Bidan Desa sebanyak 467 orang.

Adapun dalam kegiatan tersebut, Kepala BKKBN RI bersama Pj Bupati Muara Enim, serta Wakil Gubernur Sumsel juga menyempatkan meninjau Kampung KB Tanjung Jati di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumsel. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: