Disdikbud Muara Enim Pastikan Tidak Ada KBM Daring
Sekretaris Disdikbud Muara Enim, Abi Nurwardani. Foto : OZI/ENIMEKSPRES.CO.ID--
MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muara Enim, memastikan tidak ada kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa yang dilakukan secara online atau dalam jaringan (daring).
Kepastian itu menanggapi adanya wacana Pemerintah yang mencuat untuk melaksanakan pembelajaran daring guna menghemat energi di tengah krisis global.
Plt Kepala Disdikbud Muara Enim, Harson Sunardi melalui Sekretaris, Abi Nurwardani, menyampaikan kegiatan belajar siswa akan tetap dilakukan seperti biasa mulai tanggal 30 Maret 2026.
"Untuk saat ini belum diperlukan sekolah daring, jadi siswa tetap masuk seperti biasa," ujar Abi, Rabu 25 Maret 2026.
BACA JUGA:Halal Bihalal Alumni SMANSA jadi Ajang Silaturahmi Sekaligus 'Energi Pembangunan'
BACA JUGA:BIDIKSIBA 2026 Resmi Dibuka, PTBA Siapkan Beasiswa Kuliah untuk Generasi Muda di Wilayah Operasional
Menurut Abi, metode pembelajaran daring sebenarnya unggul dalam kemudahan akses materi dan efisiensi biaya.
"Namun, sering terkendala stabilitas internet, kurangnya interaksi sosial, serta potensi jenuh atau penurunan motivasi siswa," jelasnya.
Abi mengatakan, pembelajaran daring juga bisa berdampak mempengaruhi kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.
"Jangan sampai kejadian seringnya daring akan menimbulkan learning loss (kemampuan belajar) bagi siswa," katanya.
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Siswa Sekolah Libur Sepekan
BACA JUGA:Menko AHY Tinjau Rusun Mahasiswa Unsri Palembang
Lanjut Abi, loss learning berdampak disiplin belajar karena adanya kondisi penurunan pengetahuan dan keterampilan siswa secara akademis, baik secara umum maupun spesifik.
"Karena akibat jeda panjang atau gangguan dalam proses pembelajaran, mengakibatkan siswa kehilangan capaian belajar yang seharusnya," pungkas Abi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
