Dari Tangerang untuk Lumajang: Masjid Al-Mubarokah Bangkit Usai Diterjang Lahar Semeru

Dari Tangerang untuk Lumajang: Masjid Al-Mubarokah Bangkit Usai Diterjang Lahar Semeru

Peresmian Masjid Al-Mubarokah. Foto : Istimewa--

ENIMEKSPRES.CO.ID - Di kaki Gunung Semeru yang pernah murka, ada sebuah rumah ibadah yang sempat remuk diterjang banjir lahar.

Tempat warga bersujud itu bernama Masjid Al-Mubarokah.

Tepatnya di Pedukuhan Kajang Kosong, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kini masjid itu kembali tegak berdiri, direnovasi, dan bisa digunakan setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI), masyarakat dan pemerintah Kota Tangerang berkerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PPPA Daarul Qur'an sebagai mitra pelaksana membangunnya kembali.

BACA JUGA:Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak

BACA JUGA:BPK RI dan SECO Perkuat Kerja Sama Akuntabilitas Sektor Publik

Peresmian berlangsung, pada Sabtu lalu 31 Januari 2026, menjadi hari yang tak akan dilupakan warga.

Kegiatan ini dipimpin M. Anwar Sani, Bendahara Tim Peduli MUI Kota Tangerang mewakili kepedulian masyarakat dan pemerintah kota Tangerang didampingi jajaran direksi Laznas PPPA Daarul Qur'an.

Hadir langsung Direktur Utama Dwi Kartika Ningsih dan Direktur Operasional Abdul Sidik,  menyaksikan secara langsung perjuangan warga menuju masjid Al-Mubarokah.

Masjid Al-Mubarokah bukan sekadar bangunan. 

BACA JUGA:Menaker: Integritas dan Profesionalisme Kunci Layanan Publik Berkualitas

BACA JUGA:Tak Hanya Menulis, Direktur UKW PWI juga Jajal Senjata Kopassus

Sejak berdiri pada 1998, ia menjadi nadi ibadah warga: sholat lima waktu, sholat Jumat, hingga sholat Idul Fitri dan Idul Adha.

Ketika lahar Semeru menghantam, masjid ini ikut terdampak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: