Motif Pembunuhan Perempuan di Muara Enim Terungkap, Diduga Karena Masalah Hutang Piutang

Motif Pembunuhan Perempuan di Muara Enim Terungkap, Diduga Karena Masalah Hutang Piutang

Polsek Lembak mengamankan Andi, pelaku pembunuhan perempuan yang sebelumnya ditemukan di kebun nanas, di wilayah Desa Gaung Asam, Kecamatan Muara Belida, Muara Enim. Foto : Istimewa--

MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Diduga terlibat masalah hutang piutang, pelaku Andi (38 tahun) nekat melakukan pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Sri Wulandari (50).

Korban merupakan warga Palembang yang ditemukan di kebun nanas milik warga Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim.

Kini pelaku telah diamankan di Polsek Lembak Polres Muara Enim setelah sebelumnya pelaku menyerahkan diri ke Polsek Ilir Barat I Palembang.

"Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Lembak," ujar Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas, AKP RTM Situmorang didampingi Kapolsek Lembak, Iptu Yopi Maswan, Kamis 29 Januari 2026.

BACA JUGA:Begini Pengakuan Pelaku Pembunuhan Perempuan di Muara Enim yang Serahkan Diri ke Polisi

BACA JUGA:Pelaku Pembunuhan Perempuan Tanpa Identitas di Muara Enim Menyerahkan Diri ke Polisi

Menurut Kasi Humas, kejadian tersebut berawal pada saat itu korban pergi dari rumah untuk izin bekerja kepada keluarganya.

Setelah itu korban tidak pulang ke rumah dan hilang kabar.

Atas hal tersebut, anak korban akhirnya melaporkan perihal orang hilang ke Polisi.

Kemudian pada Selasa 27 Januari 2026, anak korban bernama Indy (24) warga Palembang mendapatkan kabar bahwa ditemukan seorang mayat perempuan yang berada di kebun nanas milik warga Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim.

BACA JUGA:Warga di Muara Enim Ini Geger, Temukan Sesosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas

BACA JUGA:Buron 1 Tahun 4 Bulan, Pelaku Pembunuhan Ditangkap Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim

"Melihat dari ciri-cirinya dan barang bukti dari korban, anak korban yakin itu adalah ibunya yang hilang sebelumnya," jelas Kasi Humas.

Lanjut Kasi Humas, untuk memastikan mayat korban tersebut, akhirnya anak korban mendatangi kamar mayat di RSUD Prabumulih.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: