Timun Suri, Buah yang Selalu Hadir Saat Bulan Puasa Ramadan
Buah timun suri yang selalu hadir saat Ramadan. Foto : Istimewa--
Hubungan timun suri dengan Ramadan juga berdampak secara ekonomi.
Banyak petani dan pedagang musiman yang memperoleh penghasilan tambahan dari meningkatnya penjualan buah ini selama bulan puasa.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana tradisi keagamaan dapat memengaruhi pola konsumsi dan pasar lokal.
BACA JUGA:Resep Menu Sahur Praktis dan Bergizi untuk Keluarga
BACA JUGA:Rekomendasi Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Menjaga Energi Seharian
Simbol Kesegaran dan Kebersamaan
Lebih dari sekadar buah, timun suri telah menjadi simbol kesegaran dan kebersamaan saat berbuka puasa.
Kehadirannya di meja makan keluarga memperkuat suasana hangat dan penuh syukur setelah menjalani ibadah puasa seharian.
BACA JUGA:Kamu Wajib Tahu! Ini Tips Sehat Selama Puasa Ramadan
BACA JUGA:Resep Menu Sahur Praktis Saat Kesiangan, Tetap Bergizi dan Mengenyangkan
Hubungan timun suri dengan puasa Ramadan tidak hanya didasarkan pada faktor kesehatan, tetapi juga tradisi, budaya, dan ekonomi.
Kandungan air yang tinggi, rasa yang menyegarkan, serta kebiasaan turun-temurun menjadikan timun suri sebagai salah satu buah yang identik dengan bulan Ramadan di Indonesia.
Dengan demikian, timun suri bukan sekadar hidangan berbuka, melainkan bagian dari kekayaan tradisi Ramadan yang terus lestari dari generasi ke generasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
