Begini Cara Melamar Kerja Lewat Email yang Benar Agar Cepat Dipanggil HRD
Seorang pencari kerja menyiapkan email lamaran lengkap dengan CV dan dokumen pendukung sebelum dikirim ke perusahaan. Foto : Istimewa--
BACA JUGA:Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha
6. Periksa Kembali Sebelum Mengirim
Banyak pelamar gagal karena terburu-buru mengirim email tanpa mengecek ulang isi dan lampiran.
Pastikan:
- Tidak ada typo atau salah penulisan
- Dokumen sudah terlampir
- Alamat email perusahaan benar
- Ukuran file tidak terlalu besar
Membaca ulang email sebelum dikirim sangat penting untuk menghindari kesalahan fatal.
BACA JUGA:Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
BACA JUGA:Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi
7. Kirim Email di Jam Kerja
Waktu pengiriman email juga perlu diperhatikan.
Sebaiknya kirim lamaran pada jam kerja, misalnya antara pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Mengirim email pada jam kerja membuat peluang email segera dibaca HRD menjadi lebih besar.
BACA JUGA:Tips Olahraga Pagi Sebelum Kerja, Bikin Tubuh Bugar dan Fokus Seharian
BACA JUGA:Tips Meningkatkan Produktivitas Kerja di Hari Senin Setelah Libur Panjang
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pelamar
Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi saat melamar kerja lewat email antara lain:
- Mengirim email kosong tanpa isi
- Salah menulis nama perusahaan
- Menggunakan bahasa tidak formal
- Tidak melampirkan CV
- Mengirim file berukuran terlalu besar
- Mengirim lamaran ke banyak perusahaan sekaligus dalam satu email
Kesalahan sederhana tersebut bisa membuat HRD langsung mengabaikan lamaran.
BACA JUGA:Menaker Sebut Hubungan Industrial Harus Naik Kelas Agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI
BACA JUGA:Tetap Sehat dan Produktif, Berikut Tips Olahraga di Tengah Kesibukan Kerja
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: