Sulap Lahan Perkarangan, Penuhi Kebutuhan Pangan Rumah Tangga
Sulap lahan perkarangan rumah menjadi kebun sayuran sebagai penguat ketahanan pangan mandiri rumah tangga. Foto : Istimewa--
MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Perubahan harga kebutuhan pokok yang tidak menentu, sehingga mendorong warga mencari alternatif solutif langsung dari area tempat tinggal mereka.
Penggunaan lahan pekarangan sebagai tumpuan ketahanan pangan mandiri kini kian digemari.
Upaya tersebut terbukti ampuh memangkas anggaran belanja bulanan sekaligus memastikan pasokan pangan yang dikonsumsi keluarga jauh lebih higienis dan bermutu.
Mengubah pekarangan mungil menjadi area produktif sama sekali tidak menuntut dana besar, tebar benih sayuran, menunggu dan panen itulah yang dilakukan Sherly (36), warga Kampung 8 Dusun Muara Enim, Kelurahan Muara Enim.
BACA JUGA:Daging Ayam di Muara Enim Tembus Rp45 Ribu per Kg, Pedagang Sebut Program MBG Jadi Pemicu
BACA JUGA:Pemkab Dorong UMKM Muara Enim Naik Kelas
Dirinya menjelaskan, untuk menanam kangkung, terong, daun bawang dan kemangi tidak memerlukan teknik khusus.
"Caranya cukup sederhana gemburkan tanah menggunakan alat cangkul dan terbar benih sayuran, lalu siram," ujar ibu 3 anak ini, Jumat 7 Agustus 2026.
Dikatakanya, berbagai jenis tanaman sayur untuk kebutuhan dapur sayuran yang singkat masa panennya yakni sawi, kangkung, bayam, daun bawang, selada, mentimun, serta labu siam dan untuk tanaman jangka panjang yakni terong, kemangi, katuh.
Selain itu, ragam bahan bumbu dapur meliputi cabai dan kunyit turut memenuhi area halaman.
BACA JUGA:GPM dan OPM Penuhi Kebutuhan Masyarakat di Desa Muara Harapan
BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Komitmen Sukseskan Koperasi Merah Putih
Menurutnya, aktivitas ini selain hobi juga menjadi langkah kebutuhan harian.
Saat harga bumbu atau sayur di pasar membumbung tinggi, penghuni rumah yang mempraktikkan kemandirian pangan cukup memetik hasil kebunnya sendiri untuk diolah di dapur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
