Menurutnya, gangguan terjadi akibat kerusakan pompa yang digunakan dalam sistem pengolahan dan distribusi air.
BACA JUGA:8 Peserta Lulus Administrasi Calon Direktur Perumdamle
BACA JUGA:PT TeL Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Desa Terdampak Musim Kemarau
Perbaikan pompa diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 5 hari.
"Memang 5 hari PDAM tidak mengalir. Penyebabnya akibat kerusakan pompa, jadi estimasi perbaikan 5 hari," jelas Rina.
Selain kerusakan pompa, kondisi sumber air baku juga menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Perumdam Lematang Enim.
Debit air baku saat ini mengalami penurunan, bahkan kondisi sungai semakin dangkal dan banyak mengandung pasir.
BACA JUGA:Usia 16 Hari, Bibit Bawang Putih di Desa Gunung Agung Tumbuh 3 hingga 5 Cm
BACA JUGA:Api Lahap 500 Meter Persegi Lahan Belukar Dekat Rel Lama PTBA
"Air baku kita tidak memadai lagi, sekarang kami sedang mencari solusi. Debitnya menurun, dangkal dan berpasir," katanya.
Kondisi tersebut turut berdampak terhadap kinerja mesin pompa.
Material pasir dan kondisi air baku membuat mesin bekerja lebih berat hingga menyebabkan pompa mengalami kerusakan.
"Jadi berdampak ke mesin, sehingga terbakar pompa kita," ujarnya.
BACA JUGA:Cegah Perkawinan Anak, Dinas PPPA Muara Enim Beri Edukasi di 6 Sekolah
BACA JUGA:Bhabinkamtibmas Desa Kepur Bersama BPBD dan Damkar Muara Enim Berjibaku Jinakkan Karhutla
Rina menjelaskan, pihaknya sempat mengoperasikan kembali pompa pada Minggu sore setelah pompa diturunkan untuk menggantikan unit yang rusak.