Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional

Senin 13-07-2026,13:26 WIB
Reporter : Citra
Editor : Andre

Hingga akhir 2025, Program Desa Impian telah memberikan dampak yang signifikan. Pendapatan masyarakat meningkat menjadi Rp2juta hingga Rp10 juta per bulan, sementara omzet kelompok usaha mencapai sekitar Rp10,5 miliar per tahun.

BACA JUGA:PTBA Perkuat Transisi Energi dan Pengurangan Emisi Karbon melalui Uji Coba Cofiring Tahap II

BACA JUGA:80 Warga Binaan Lapas Muara Enim Ikuti Pengobatan Gratis dari CSR PTBA dan RS BAM

Program ini juga berhasil mengubah mata pencaharian mantan penambang tanpa izin ke bidang usaha lain yang legal dan berkelanjutan.

Di bidang lingkungan, Program Desa Impian berhasil mengelola 7,1 ton limbah non-B3 setiap tahun, mengolah 10 ton limbah peternakan menjadi pupuk organik, menanam 131.969 bibit pohon yang berkontribusi terhadap penyerapan karbon lebih dari 4.284 ton CO₂ per tahun, meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 268.183 liter per tahun, serta mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon melalui pemanfaatan PLTS.

Eko menambahkan, PTBA akan terus memperkuat keberlanjutan Program Desa Impian melalui pengembangan Sentra Ilmu sebagai pusat pembelajaran pertanian, penguatan kelembagaan koperasi, digitalisasi sistem kemitraan melalui Agro Bank, pengembangan local hero, serta replikasi program di berbagai wilayah.

“Kami berharap Program Desa Impian dapat terus berkembang sebagai model pemberdayaan masyarakat yang mampu direplikasi di berbagai daerah. Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, PTBA berkomitmen menciptakan nilai bersama yang mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)," tutup Eko.

Kategori :