Selain itu, penghematan energi seperti penggunaan air dan listrik harus diperhatikan secara serius, termasuk dengan memantau pengeluaran secara berkala.
BACA JUGA:Sekda Sumsel: Ramadan Momentum Perkuat Integritas ASN
BACA JUGA:Transfer Pusat 2026 Turun, Gubernur Herman Deru Tegaskan Tak Akan Kurangi TPP dan Tukin ASN
“Hal ini harus menjadi perhatian. Kita perlu melihat apakah setelah penerapan WFH terjadi penurunan pengeluaran atau justru tetap sama,” katanya.
Selain penghematan energi, Edward Candra juga menekankan pentingnya efisiensi dalam perjalanan dinas, yang ditargetkan dapat ditekan hingga 50 persen.
“Perjalanan dinas harus diatur dengan baik. Para pimpinan diharapkan mampu mengelola mekanismenya secara efektif dan efisien,” tandasnya.