ENIMEKSPRES.CO.ID - Menjadikan ayam bakar sebagai menu harian ternyata menyimpan risiko kesehatan yang serius, mulai dari memicu kanker prostat dan usus besar hingga gangguan organ dalam lainnya.
Bahaya utama muncul apabila ayam dimasak pada suhu ekstrem hingga meninggalkan bekas gosong (kerak hitam).
Bagian yang hangus tersebut mengandung zat karsinogen seperti polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH) dan heterocyclic amines (HCA) yang terbentuk akibat panas tinggi.
BACA JUGA:Meskipun Sehat dan Bergizi, Ini 4 Efek Negatif Labu Kuning yang Perlu Diketahui
BACA JUGA:Apakah Kurma Memiliki Efek Samping? Ini Penjelasan Lengkapnya
Potensi Bahaya Kesehatan Akibat Ayam Bakar
1. Proses pembakaran di atas suhu 300°C menghasilkan senyawa PAH dan HCA.
Zat ini dapat merusak struktur DNA manusia, yang dalam jangka panjang memicu tumbuhnya sel kanker.
BACA JUGA:Perlu Diketahui, Ini Efek Samping Timun Suri Jika Dikonsumsi Berlebihan
BACA JUGA:Jangan Dikonsumsi Berlebihan, Ini 5 Efek Samping Kelapa Muda
2. Tekstur daging yang dibakar cenderung lebih keras sehingga sulit diproses oleh lambung.
Bagi individu dengan riwayat maag, hal ini berisiko meningkatkan kadar asam lambung.
3. Ayam yang tidak matang merata berpotensi masih mengandung bakteri berbahaya seperti Campylobacter atau Salmonella, yang menjadi penyebab utama keracunan makanan.
4. Penggunaan bumbu tinggi natrium (garam) serta kebiasaan mengonsumsi kulit ayam yang berlemak secara rutin dapat memicu hipertensi dan gangguan kolesterol.
BACA JUGA:Yuk Kenali, Berikut Efek Keracunan Jengkol
BACA JUGA:Selain Lezat dan Menyegarkan, Sayur Asem Mengandung Efek Samping Jika Dikonsumsi Keseringan