Desa Sugihan Panen Jagung Program Ketahanan Pangan

Sabtu 07-03-2026,11:10 WIB
Reporter : Ozi
Editor : Andre

MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Personel Polsek Rambang menghadiri kegiatan panen jagung yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan pemerintah di Dusun VI Desa Sugihan, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Kamis 5 Meret 2026.

Kegiatan tersebut merupakan hasil dari penanaman jagung pada periode Kuartal IV Tahun 2025 yang kini telah memasuki masa panen.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Rambang turut hadir dan memantau langsung proses panen guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.

Personel yang hadir di antaranya PS Kanit Binmas Polsek Rambang Bripka Toto Susanto dan Bhabinkamtibmas Briptu Adicandra bersama unsur pemerintah desa serta kelompok tani setempat.

BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Jagung di Lahan 2 Hektare

BACA JUGA:Bhabinkamtibmas Cek Progres Tanaman Jagung BUMDes di Desa Tenam Bungkuk

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Rambang.

Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra melalui Kapolsek Rambang, Iptu Zulkarnain Afinata, mengatakan kegiatan panen jagung ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kabupaten Muara Enim," ujar Iptu Zulkarnain Afinata, Sabtu 7 Maret 2026.

Kapolsek Rambang menjelaskan, lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 1,5 hektare dan merupakan milik Jumar Pendi, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani Lestari Alam di Desa Sugihan.

BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, Desa Pagar Gunung Kembali Tanam Jagung

BACA JUGA:Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Jagung di Muara Belida

"Dari hasil panen tersebut diperoleh jagung dengan berat sekitar 4 ton dalam kondisi basah, yang setelah dikeringkan diperkirakan menjadi sekitar 3 ton jagung kering," katanya.

Jagung yang dipanen merupakan jenis bibit Bagaspati yang ditanam pada periode penanaman Kuartal IV Tahun 2025.

Setelah dipanen, jagung tersebut kemudian dijemur menggunakan sinar matahari hingga kering agar kualitasnya tetap terjaga dan terhindar dari jamur sebelum disimpan.

Kategori :