“Agenda hari ini kita menyusun program kerja tim percepatan, sehingga seluruh proses mulai dari perencanaan, pendanaan hingga teknis pembangunan dapat dipastikan berjalan dengan baik dan terkoordinasi,” tegasnya.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Optimis 4 Flyover Perlintasan Kereta Api di Muara Enim Tuntas 2027
BACA JUGA:5 Flyover di Muara Enim Ditargetkan Mulai Dibangun 2026
Sekda juga menjelaskan, dalam rapat sebelumnya bersama Gubernur Sumsel telah disepakati 4 rencana pembangunan flyover pada perlintasan sebidang di Kabupaten Muara Enim.
Hal ini sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan di jalur perlintasan kereta api.
Sekda Edward berharap melalui rapat penyusunan program kerja ini, percepatan pembangunan 4 flyover di Muara Enim tersebut dapat segera direalisasikan melalui sinergi antara Pemerintah Daerah, BUMN, dan sektor swasta guna mendukung kelancaran transportasi serta aktivitas ekonomi di wilayah Muara Enim dan sekitarnya.
BACA JUGA:Bupati Edison Pastikan Pembangunan Flyover di Muara Enim Tak Ada Kendala
BACA JUGA:Pembangunan 5 Flyover Muara Enim Dikebut, Bupati Edison Dorong Percepatan Dokumen Lahan
Adapun rencana pembangunan 4 flyover di Muara Enim meliputi:
- Flyover JPL 99 Belimbing dengan nilai pembangunan sekitar Rp197.931.852.210 akan dibangun oleh PT Bukit Asam Tbk, dengan dukungan regulasi serta pendampingan dari BPKP Provinsi Sumatera Selatan.
- Flyover JPL 104 Gunung Megang 1 dengan nilai sekitar Rp128.754.943.743 akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI, sementara pengadaan lahan didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
- Flyover JPL 106 Gunung Megang 2 dengan nilai pembangunan sekitar Rp250.702.564.065 akan dibangun melalui konsorsium PT KAI (Persero) bersama APBS (Asosiasi Pengusaha Batubara Sumatera Selatan). Dalam skema ini PT KAI memberikan subsidi sebesar Rp75 miliar, sementara APBS juga mendorong adanya penambahan delapan rangkaian kereta api.
- Flyover JPL 111 Ujan Mas dengan nilai sekitar Rp124.903.211.915 direncanakan dibangun oleh PT KAI (Persero).