Anomali Teori Philips dalam Hubungan Inflasi dan Ketenagakerjaan

Kamis 12-02-2026,09:24 WIB
Reporter : Bondan Damarsari
Editor : Andre

Namun, kenaikan TPT di tengah inflasi yang meningkat menjadi sinyal penting bahwa pergerakan harga belum sepenuhnya sejalan dengan penciptaan lapangan kerja baru yang berkualitas.

Dalam teori ekonomi, khususnya Kurva Phillips, inflasi yang meningkat sering kali diiringi dengan penurunan tingkat pengangguran.

Hal ini terjadi ketika kenaikan permintaan mendorong produksi, ekspansi usaha, dan peningkatan penyerapan tenaga kerja.

Namun, kondisi Muara Enim menunjukkan pola yang berbeda.

Inflasi meningkat, tetapi pengangguran justru mengalami kenaikan, meskipun sangat tipis.

Fenomena ini menunjukkan adanya ketidaksinkronan antara dinamika harga dan aktivitas pasar kerja.

Perbedaan tersebut mengindikasikan bahwa inflasi yang terjadi tidak didorong oleh ekspansi aktivitas ekonomi, melainkan lebih bersifat cost-push inflation.

Kenaikan harga dipicu oleh meningkatnya biaya produksi, distribusi, energi, serta harga barang konsumsi, bukan oleh lonjakan permintaan yang mendorong pertumbuhan usaha.

Dalam situasi seperti ini, dunia usaha cenderung berhati-hati, menunda investasi, dan menahan ekspansi tenaga kerja.

Akibatnya, inflasi tidak diikuti oleh penurunan pengangguran sebagaimana yang diharapkan dalam kondisi ekonomi yang ekspansif.

Implikasi dari kondisi tersebut sangat erat dengan daya beli masyarakat.

Ketika harga kebutuhan pokok dan jasa rutin meningkat, sementara pendapatan dan kesempatan kerja tidak mengalami peningkatan yang sepadan, rumah tangga akan melakukan penyesuaian konsumsi.

Pengeluaran non-esensial cenderung ditekan, tabungan berkurang, dan risiko kerentanan ekonomi rumah tangga meningkat.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menahan laju pertumbuhan ekonomi daerah dan memperlebar kesenjangan kesejahteraan.

Oleh karena itu, menjaga inflasi tetap terkendali tidak cukup hanya dilihat dari besaran angkanya, tetapi juga dari struktur pembentuknya.

Inflasi moderat akan memberikan dampak positif bagi perekonomian apabila diiringi dengan peningkatan kesempatan kerja, produktivitas, dan pendapatan masyarakat.

Kategori :